JAKARTA – Film Monster Pabrik Rambut siap meramaikan industri film tanah air tahun depan dengan genre horor fantasi. Disutradarai Edwin, film tersebut digarap rumah produksi tiga negara sekaligus. Yaitu, Palari Films (Indonesia), Giraffe Pictures (Singapura), dan Hassaku Lab (Jepang).
Film ini memiliki judul internasional Sleep No More. Skenario ditulis Edwin dan Eka Kurniawan. Menariknya lagi, film Monster Pabrik Rambut merupakan proyek duet Dian Sastrowardoyo dan Iqbaal Ramadhan sebagai produser eksekutif.
Dian mengungkapkan, ini proyek yang paling ditunggu-tunggu dalam hidupnya. Sebelumnya, Dian bermain sebagai Aruna di film Aruna & Lidahnya (2018) produksi Palari Films. "Akhirnya kesampaian untuk bisa kerja sama lagi dengan role yang berbeda. Buat saya ini privilese yang sangat besar sebagai pelaku film. Saya sangat bangga, bersyukur, dan menunggu," ucap aktris 42 tahun itu.
Excitement serupa dirasakan Iqbaal. Apalagi, aktor dan musisi 24 tahun itu melakoni dua role di film ini: produser eksekutif sekaligus pemeran. Menurut dia, genre horor fantasi memberikan warna baru dalam industri film lokal. "Film ini menggabungkan salah satu genre yang paling diminati penonton dengan elemen fantasi yang akan memberikan twist," tutur Iqbaal.
Iqbaal memerankan karakter Bona di Monster Pabrik Rambut. "Ini karakter baru buat saya. Clue-nya karakter yang jauh dari apa yang mungkin kalian bayangkan dari peran-peran Iqbaal sebelumnya. Dari perawakan, emosi, fisik," ungkap Iqbaal.
Monster Pabrik Rambut mengisahkan perjalanan kakak beradik, Putri (Rachel Amanda) dan Ida (Lutesha), yang terpaksa bekerja di sebuah pabrik rambut untuk menutupi utang almarhum ibu.
Ketika bekerja di pabrik itu, mereka mengalami atmosfer mencekam. Film yang juga dibintangi musisi Sal Priadi dan kreator konten Kev Luqman itu saat ini masih memasuki proses syuting. (shf/c19/nor)
Editor : A'an