Dia mengungkapkan, terduga pelaku pembunuhan merupakan tetangga mereka yang pernah kerja bareng dengan suaminya di sinetron Misteri Gunung Merapi atau Mak Lampir.
”Kalau nggak salah, pernah jadi kru (sinetron, Red) Tukang Bubur Naik Haji juga,” beber Ade saat ditemui di rumah duka, kemarin (13/1).
Namun, saat ini terduga pelaku sudah tidak lagi memiliki pekerjaan alias menganggur. Ade menyebut bahwa hubungan Sandy dengan terduga pelaku memang sedang tidak baik sejak November 2024.
Sebelum ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, Ade menyebut ada saksi yang melihat suaminya tengah berselisih dengan terduga pelaku.
”Habis kejadian itu dia kabur, hilang belum ditemukan sampai sekarang. Saat suami saya berlumur darah, sempat jalan minta pertolongan warga dan sebutin nama pelaku terus,” ungkap Ade.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dia menyebut bahwa korban mengalami luka di kepala kiri sepanjang 3 cm dan lebar 1 cm, luka di leher belakang kiri dekat telinga sepanjang 4 cm, goresan sepanjang 3 cm di pipi kiri, dan luka robek di perut kiri.
Saat ini polisi tengah mendalami kasus tersebut dengan memeriksa empat saksi. Sebab, sampai saat ini terduga pelaku penusukan belum ditemukan alias buron. ”Belum diketahui keberadaannya,” ujar Ade. (shf/c19/len)
Editor : A'an