PONTIANAK POST - Kim Jennie menyusul tiga rekannya di BLACKPINK, Kim Jisoo, Roseanne Park, dan Lalisa Manoban, merilis karya musik baru.
Jumat (7/3) tengah malam waktu Indonesia Barat, Jennie merilis album penuh perdananya, Ruby, di berbagai platform musik digital.
Album tersebut berisi 15 lagu, yang mana Jennie juga menggandeng kolaborator seperti Dua Lipa, FKJ, Kali Uchis, Doechii, Dominic Fike, dan Childish Gambino.
Ruby merujuk pada dua hal. Yang pertama, alter ego yang disebut Jennie ditemukannya ketika menghabiskan masa kecil dan remaja di Auckland, Selandia Baru.
Selain itu, warna ruby atau batu mirah sama seperti warna tirai merah panggung pertunjukan. Tirai tersebut disingkap ketika pertunjukan dimulai dan diturunkan ketika pertunjukan selesai.
Lewat album ini, Jennie ingin menyorot persona dirinya sekaligus memberi panggung pertunjukan bagi karya-karyanya.
“Fokus utama proyek solo ini adalah aku punya waktu dengan diriku dan aku tersadar bahwa selama ini aku tidak punya waktu untuk itu. Album ini tercipta dari memahami diriku dengan lebih baik,” papar Jennie dalam wawancara bersama Zane Lowe di YouTube Apple Music.
Jennie menambahkan bahwa Ruby juga terinspirasi dari drama As You Like It karya William Shakespeare. Drama tersebut memuat tema cerita kelahiran, cinta, keyakinan, dan kejayaan. Layaknya sebuah lakon pertunjukan, Jennie adalah pemeran utama dan pemegang kendali di albumnya.
Sejumlah lagu merupakan ungkapan isi hatinya berdasarkan pengalaman sebagai artis selama hampir 9 tahun. Di lagu like JENNIE,misalnya, yang mana Jennie tanpa ragu menyindir para pembencinya.
Atau, di lagu Start A War, yang bercerita tentang keinginan Jennie melindungi sesuatu dan orang-orang yang penting baginya. Ada pula lagu ZEN yang bercerita bagaimana Jennie menjaga ketenangan dirinya.
Jennie juga berbagi pesan untuk para perempuan muda agar merasa berdaya. Misalnya di lagu ExtraL (duet bersama Doechii) dan lagu prarilis Mantra.
“Aku ingin mereka terinspirasi serta memahami dan tetap menjadi diri mereka sendiri,” jelas Jennie dalam wawancara bersama Harpes’s Bazaar.
Namun, sebagaimana karakter sebuah kisah, sosok Jennie tak selalu kuat. Beberapa lagu menunjukkan sisi dirinya yang rapuh dan melankolis. Entah itu meratapi percintaan,mengenang hubungan, atau mendambakan seseorang.
Beberapa lagu tersebut antara lain Handlebars (dibawakan bersama Lipa), Love Hangover (dibawakan bersama Fike), dan lagu pemungkas Twin.
Secara garis besar, Ruby mengusung 3 genre. Yakni, pop, hiphop, dan R&B. Ketiganya sudah sering dibawakan Jennie, baik sebagai personel BLACKPINK maupun sebagai solois. Di Ruby, Jennie menyanyi, melakukan rap, sekaligus berbicara atau bertutur.
Meski masih dalam koridor pop, hiphop, dan R&B, Jennie tetap bereksplorasi. Beberapa lagu dibawakan dengan gaya balada yang lembut dan emosional. Beberapa lagi dibawakan dengan lirik eksplisit dan lugas.
“Aku akan membuat album ini sesuai keinginanku. Aku tidak peduli apa yang orang lain katakan” tegas Jennie kepada Lowe. (len)
Editor : Miftahul Khair