Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Qodrat 2, Horor-Religi Terbaru dengan Formula Practical Effect, Sisi Drama Lebih Kuat dan Ustadz Bak Superhero

Hanif PP • Jumat, 4 April 2025 | 11:09 WIB
LARIS: Film Qodrat 2 karya sutradara Charles Gozali berhasil meraih jumlah penonton 350 ribu lebih kemarin (3/4).
LARIS: Film Qodrat 2 karya sutradara Charles Gozali berhasil meraih jumlah penonton 350 ribu lebih kemarin (3/4).

PONTIANAK POST - Film Qodrat 2 karya sutradara Charles Gozali berhasil meraih jumlah penonton 350 ribu lebih kemarin (3/4). Film yang dirilis pada 31 Maret itu melanjutkan perjalanan Ustaz Qodrat (Vino Bastian) mencari istrinya, Azizah (Acha Septriasa). Keduanya, terpisah selama tiga tahun.

Qodrat mendekam di penjara, sedangkan Azizah sempat dirawat di rumah sakit jiwa usai menyerahkan dirinya kepada iblia Assuala demi menyelamatkan putra mereka, Alif (Jason Bangun), yang akhirnya meninggal dunia di tangan iblis tersebut.

Setelah berhasil sembuh dari depresi, Azizah bekerja di sebuah pabrik tekstil. Rentetan kejadian misterius hingga kematian mengintai para buruh. Rupanya, tragedi itu berkaitan dengan ritual pemanggilan iblis yang dilakukan pemilik pabrik. Situasi tersebut membuat perjuangan Qodrat melawan iblis semakin berat. Dilemma dan hubungannya dengan Azizah juga kembali diuji.

Dari segi cerita, Qodrat 2 memiliki sisi drama yang lebih kuat ketimbang film pertamanya yang dirilis pada 2022. Secara teknis, Magma Entertainment juga menaikkan level skala produksinya. Charles memilih membangun atmosfer ketakutan dan kengerian penonton lewat practical effect alih-alih mengedepankan kecanggihan teknologi seperti CGI (Computer-Generated Imagery).

Salah satunya contohnya adalah adegan Azizah saat yang ditindih Assuala. “Kalau semua digarap full dengan CGI, nanti jadi kurang real. Makanya penting untuk menggunakan keduanya (CGI dan practical effect),” jelas Charles.

Kemudian, adegan duel Sukardi (Donny Alamsyah) dengan Qodrat di dalam truk yang terjun dari ketinggian lebih dari 30 meter. “Pas truk jatuh,otomatis dibikin terjun. Mereka beneran muter-muter di dalam itu, kami putar 360 derajat,” tutur Charles.

Vino menyatakan, syuting film Qodrat 2 cukup menguras energi fisik. “Ini lebih capek dari yang pertama,” cetusnya. Selain dituntut melakoni adegan laga, suami Marsha Timothy itu juga harus melakukan adegan rukiah massal di pabrik yang melibatkan 150 pemeran pendukung. Vino butuh waktu tiga bulan untuk melakukan persiapan seperti menghafal doa-doa khusus dan latihan beberapa kali sebelum syuting.

“Karena banyak practical scene, jadi ada workshop action, workshop adegan rukiah. Kalau nggak latihan, takutnya begitu take waktunya malah jadi terbuang lama dan bikin biaya produksi makin mahal,” papar Vino. Dia bahkan didampingi langsung oleh beberapa pemuka agama yang memang biasa merukiah.

Dalam film bergenre horor religi tersebut karakter Qodrat memang diposisikan seperti pahlawan atau superhero. Charles ingin mengubah citra ustaz di film-film horor.“Kami mau ada hero baru dari sosok ustaz,” tegas Charles.

Yang disayangkan, suara iblis Assuala yang diisi oleh aktor Teuku Rifnu Wikana terlalu menggema sehingga pelafalan dibeberapa dialognya terdengar kurang jelas. Kendati demikian, perpaduan drama-horor-religi dengan formula practical effect sukses memberikan warna baru di industri perfilman tanah air. Khususnya, di genre horor. (shf/len)

Editor : Hanif
#vino bastian #Qodrat 2 #charles ghozali #acha septriasa #CGI