PONTIANAK POST - Kim Tae-yeon kembali ke Jakarta setelah hampir 2 tahun. Sabtu (12/4) sore, leader girlband Girls’ Generation atau So Nyuh Shi Dae (SNSD) itu mengadakan konser tunggal keduanya, The Tense, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat. Sebelumnya, pada 2023, Tae-yeon sukses menggelar konser tunggal perdananya, The Odd of Love, pada Juli 2023 di ICE BSD, Tangerang Selatan.
Seantero Indonesia Arena gemerlap dengan cahaya pink dari lightstick berbentuk hati, yang merupakan lightstick resmi SNSD. Para SONE, penggemar SNSD, langsung bersorak begitu Tae-yeon muncul di panggung dan membuka konser dengan lagu Fabulous. Sesuai judul lagunya, penyanyi 36 tahun itu tampil fabulous dengan gaun perak dan hiasan kepala berbentuk jalinan bulu burung bak dewi Yunani.
Tae-yeon mengaku senang bisa kembali menyapa SONE Indonesia setelah hampir 2 tahun. “Terima kasih sudah datang, senang bertemu kalian semua, para SONE,” ujar pelantun Four Seasons itu, dengan bantuan penerjemah yang suaranya bergema lewat pelantang di venue konser.
Setelah membuka konser dengan Fabulous, Tae-yeon membawakan lagu I, lagu debutnya sebagai solois yang dirilis pada Oktober 2015. Di versi rekamannya, Tae-yeon berduet dengan rapper Verbal Jint. Namun, di konser The Tense maupun konser tunggalnya yang lain, Tae-yeon menyanyikan lagu slow-rock itu sendirian. Semakin menonjolkan teknik dan jangkauan vokalnya yang tinggi dan lebar.
Dari 8 personel SNSD, Tae-yeon merupakan yang paling aktif sebagai solois. Posisinya sebagai vokalis utama membuat Tae-yeon kerap mendapat bagian dan durasi terbanyak dalam lagu SNSD. Bagiannya pun menuntut teknik vokal yang mumpuni dan kerap didominasi nada tinggi.
Kemampuan vokal Tae-yeon semakin terlihat dan terdengar di The Tense. Alih-alih menyanyi dengan musik minus-one, pemilik album INVU itu bernyanyi diiringi live band yang. Selama kurang lebih 2 jam, Tae-yeon membawakan 25 lagu. Termasuk, beberapa lagu dari album mini terbarunya, Letter to Myself, yang dirilis pada 18 November 2024.
Sebelum debut sebagai solois pada 2015 hingga kini pun, Tae-yeon kerap dipercaya membawakan sejumlah soundtrack serial Korea. Hingga kini, pelantun Dream itu sudah memiliki 3 album penuh, 2 album penuh versi rilis ulang, 7 album mini Korea, 2 album mini Jepang, serta lebih dari 20 soundtrack dan single non-album.
Oktober tahun ini, Tae-yeon akan merayakan 10 tahun hari debutnya sebagai solois yang kala itu ditandai dengan perilisan album mini I. Menjelang momen itu, Tae-yeon mengucapkan terima kasih atas dukungan penggemarnya. “Terima kasih sudah datang ke konser anniversary 10 tahun saya,” ujarnya, yang kemudian disambut sorakan SONE.
SONE pun menyiapkan kejutan untuk Tae-yeon. Saat membawakan lagu What Do I Call You, mereka menunjukkan gambar bunga daisy ungu di ponselnya. Kebetulan, di lagu tersebut, terdapat lirik “my daisy”.
“Setiap konser di berbagai negara, pasti ada event berbeda. Itu gambar bunga daisy? Wah, lucu banget. Apa itu aku? Oh, karena di liriknya ada daisy,ya?” ujar peraih 2 piala Best Female Artist MAMA Awards itu.
Sebagai pemuncak, Tae-yeon membawakan lagu U R, lagu yang ada di album mini I dan dinilai Tae-yeon sebagai lagu yang cukup sulit dinyanyikan. Setelah tak dibawakan selama sekitar 7 tahun, Tae-yeon memberanikan diri memasukkan lagu itu di setlist konser The Tense. Dengan teknik vokal dan penghayatan, solois peraih 2 penghargaan Best Vocal Performance-Solo MAMA Awards itu sukses membawakan U R dan menutup The Tense dengan berkesan. (len)
Editor : Miftahul Khair