Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kembali Perankan Orang Ketiga, Davina Karamoy: Respons Negatif adalah Tanda Keberhasilan

Miftahul Khair • Selasa, 29 April 2025 | 14:20 WIB
Davina Karamoy
Davina Karamoy

PONTIANAK POST - Davina Karamoy kembali mendapat peran sebagai orang ketiga di film Dendam Kelam Malam. Dalam film bergenre thriller-misteri garapan sutradara Danial Rifky itu, Davina memerankan karakter Sarah, seorang mahasiswi. Sarah dikisahkan memiliki hubungan terlarang dengan dosennya, Jefri, yang diperankan Arya Saloka.

Davina mengungkapkan bahwa dirinya sempat tercengang saat mendapat tawaran tersebut. “Pasti kaget, pas ditawarin aku bilang, ini orang ketiga lagi nih?” kata Davina saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Namun, Davina menjelaskan, bukan karena itu dirinya tertarik untuk membintangi film Dendam Kelam Malam. Menurutnya, fokus dalam film tersebut bukan cuma tentang perselingkuhan.

Dendam Malam Kelam juga menyajikan misteri kasus pembunuhan. “Skenarionya benar-benar mind-blowing. Aku sangat suka dengan perannya,” ucap Davina.

Latar belakang Sarah menjadi perempuan simpanan juga memiliki daya tarik tersendiri bagi aktris berusia 22 tahun tersebut. Ini yang membedakan karakter Sarah dengan karakter Davina di film Ipar Adalah Maut.

Davina tidak menemukan kerumitan yang pelik selama proses produksi berlangsung. Dari segi penampilan, dia juga merasa dimudahkan karena lagi-lagi mendapat peran yang sesuai dengan usianya. 

Davina juga tidak memusingkan reaksi dari penggemar Arya ke depannya yang dikenal militan. “Aku nggak memikirkan ke sana,” cetus dia. Menurutnya, respons negatif dari penonton justru merupakan tanda keberhasilannya menjadi seorang aktris. 

“Kalau mereka kesal, Alhamdulillah. Sebetulnya itu risiko sebagai aktor, ya,” jelas Davina. Sejak awal terjun ke dunia entertainment, Davina mengaku telah memikirkan konsekuensi tersebut. Dia sendiri tak memungkiri, citra orang ketiga telah melekat dalam dirinya.

Bahkan, Davina juga pernah merasakan dampaknya secara nyata ketika berada di ruang publik. “Pernah beberapa kali terjadi, tapi udah lewat masanya. Pernah dicubit,  dicium ibu-ibu juga. Mungkin saking gemasnya mereka kesal sama aku,” ungkap Davina.

Selain kontak fisik, Davina juga merasakan dilabrak seseorang di depan khalayak ramai. Terlepas dari itu, beragam reaksi tersebut betul-betul di luar pemikirannya. Davina sama sekali tidak menyangka bahwa publik akan segeram itu dengannya. 

“Kaget karena masih ke bawa ke dunia nyata. Aku pikir sekarang udah nggak kayak gitu, ternyata sekarang masih ada juga,” ujarnya. Davina pun berharap, kini warganet lebih bijak merespons apapun yang ditampilkan dalam film. Biar bagaimana pun, dia tidak ingin peristiwa tersebut terulang lagi setelah film Dendam Malam Kelam beredar di bioskop pada 28 Mei memdatang. (shf/len)

Editor : Miftahul Khair
#dendam kelam malam #film #davina karamoy #orang ketiga