PONTIANAK POST - PIPIK Dian Irawati alias Umi Pipik akhirnya melaporkan dua akun penghinanya ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut merupakan buntut dari komentar negatif dari pemilik akun X Francois Sigit dan Yogi Natakusuma. Mereka dipolisikan atas dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik.
Abidzar Al Ghifari turut mendampingi sang ibu selama proses tersebut bersama tim kuasa hukum mereka. “Yang memulai ini semua kan saya. Saya yang melayangkan somasi. Jadi, tetap saya kawal dari awal sampai akhir,” tegas Abidzar pada Kamis (22/5) malam.
Pemain film Bussines Proposal itu merasa ini merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus bakti kepada orang tuanya. Abidzar memiliki peran penting untuk melindungi keluarganya.
Dia merasa bahwa warganet sudah melampaui batas. Berbagai macam hinaan dilontarkan dan menyudutkan keluarganya. Karena itu, dia ingin memberikan efek jera kepada para pembencinya.
Pipik menyampaikan proses hukum yang diambil merupakan langkah tegas agar khalayak bisa menggunakan media sosial dengan bijak dan positif. “Ini memberikan pelajaran untuk siapa pun, institusi apapun. Yang bukan figure publik pun ketika mendapat bully pasti tidak enak,” ujar Pipik.
Dua akun tersebut membuat pernyataan jahat. Misalnya menyebutkan goblok dan sejumlah pernyataan bernada penghinaan lain yang jauh lebih menyakitkan lagi.
“Pemerintah sudah menggalakkan anti-bullying. Siapa pun yang mendapat perundungan pasti merasa tidak nyaman,” kata Umi Pipik. (shf/len)
Editor : Miftahul Khair