Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Totalitas Devano Danendra Belajar Jawa Ngapak demi Film Gowok

Miftahul Khair • Jumat, 30 Mei 2025 | 15:29 WIB
Official first look film Gowok: Kamasutra Jawa.
Official first look film Gowok: Kamasutra Jawa.

PONTIANAK POST - Performa akting Devano Danendra di film Gowok: Kamasutra Jawa layak mendapat apresiasi.

Penjiwaannya sangat kuat memerankan seorang pemuda Jawa bernama Jaya. Dalam proyek tersebut, Devano mengakui bahwa bahasa menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi.

"Memang ini challenging buat saya,” kata Devano saat konferensi pers di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Meski memiliki darah Jawa dari sang ayah, Satrio Dewandono yang berasal dari Jogjakarta, Devano mengaku bahwa dia tidak dibesarkan dengan menggunakan bahasa Jawa.

"Karena kami tidak menggunakan bahasa itu (Jawa, Red) sehari-hari, tapi pakai bahasa Indonesia biasa,” ucap putra bungsu pedangdut Iis Dahlia itu.

Di sisi lain, secara spesifik dialog yang digunakan dalam film Gowok: Kamasutra Jawa adalah bahasa Jawa ngapak. Dari segi bahasa maupun logat, Jawa ngapak terdengar asing di telinga Devano.

“Saya tidak pernah membiasakan diri untuk pakai bahasa Jawa ngapak. Jadi, buat saya ngapak itu antara lucu dan romantis, gitu,” papar Devano.

Selama proses pendalaman karakter, aktor berusia 22 tahun itu tidak hanya mengandalkan waktu reading untuk latihan berinteraksi menggunakan bahasa Jawa ngapak.

Devano juga menyisihkan waktu untuk latihan dan observasi lebih dalam mengenai karakternya. Termasuk, mencari tahu tentang kehidupan dan bahasa tubuh seorang bangsawan.

“Saya lagi-lagi harus riset sendiri untuk bahasa-bahasanya dan gestur yang tepat untuk bisa merepresentasikan seorang priyayi,” jelas aktor berdarah Jawa-Sunda itu.

Gowok: Kamasutra Jawa mengangkat sejarah tradisi di masyarakat Jawa yang pernah terjadi di zaman dahulu.

Yakni, pelajaran pengetahuan pernikahan dan relasi suami-Istri untuk laki-laki agar bisa memenuhi hak perempuan yang menjadi istrinya dalam pernikahan dan urusan ranjang.

Pembelajaran itu dipandu oleh seorang perempuan yang disebut gowok. Tema cerita yang unik dan baru bagi industri perfilman itu memberikan banyak ilmu sekaligus pengalaman baru bagi Devano.

“Jujur, Gowok: Kamasutra Jawa mengajarkan saya untuk bisa mengetahui bagaimana tentang seks dengan lebih baik dan utuh. Di sekolah jarang sekali mendapatkan edukasi seks yang tepat,” beber Devano.

Film Gowok: Kamasutra Jawa yang dusutradarai oleh Hanung Bramantyo dan diproduksi MVP Pictures juga dibintangi Lola Amaria, Raihaanun, Reza Rahadian, Alika Jantinia, Ali Fikry, Nayla Purnama, Djenar Maesa Ayu, dan Slamet Rahardjo. (shf/len)

Editor : Miftahul Khair
#Gowok Kamasutra Jawa #film #Devano Dahendra #hanung bramantyo