PONTIANAK POST - Kabar menggembirakan datang dari Jihyo, salah satu anggota girl group populer asal Korea Selatan, TWICE. Ia dipastikan akan memperluas karier solonya melalui proyek terbaru di Jepang. Melansir laman Allkpop, Jihyo akan menyumbangkan suara emasnya dalam lagu bertajuk “New Days”, yang menjadi original soundtrack (OST) dari adaptasi Jepang drama Korea terkenal Marry My Husband.
Proyek ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan solo Jihyo, khususnya untuk menembus pasar Jepang, yang dikenal sebagai salah satu industri hiburan terbesar sekaligus paling kompetitif di Asia. “New Days” akan menjadi OST kedua yang dirilis untuk serial original Amazon Prime Japan. Drama tersebut telah mencuri perhatian penggemar drama Asia sejak penayangan perdananya.
Lagu ini mengusung genre dance elektronik yang enerjik, namun bukan sekadar irama catchy. Liriknya mengangkat pesan kuat dan inspiratif, yakni keberanian mengambil langkah, membuka jalan sendiri, dan menjalani hidup sesuai pilihan pribadi. Pesan ini selaras dengan tema drama yang sarat konflik emosional dan perjalanan batin tokoh utamanya.
OST yang dinyanyikan Jihyo akan dirilis secara resmi pada 28 Juni pukul 18.00 waktu Jepang (JST) atau pukul 16.00 WIB, dan tersedia di berbagai platform musik digital. Kehadiran suara khas Jihyo yang kuat namun emosional diyakini akan memperkuat suasana drama dan menyentuh hati penonton. Serial Jepang Marry My Husband merupakan adaptasi dari drama Korea produksi tvN yang tayang pada 2024. Versi aslinya mencatat rating tinggi di Korea maupun secara global.
Cerita drama ini berfokus pada pengkhianatan, penyesalan, dan kesempatan kedua, dibalut elemen fantasi dan romansa. Untuk versi Jepang, adaptasi ini dibintangi oleh Koshiba Fuka dan Satoh Takeru, dua aktor papan atas Jepang yang dikenal akan kemampuan akting mereka yang mendalam. Meski mempertahankan inti cerita, versi Jepang menghadirkan sentuhan baru melalui nuansa budaya lokal dan latar cerita khas Jepang. Keterlibatan Jihyo dalam proyek OST internasional ini menegaskan eksistensinya tak hanya sebagai bagian dari TWICE, tapi juga sebagai solois yang terus berkembang. (jpc)
Editor : Hanif