PONTIANAK POST - Penyanyi Nadin Amizah menyuarakan kemarahannya atas insiden tak pantas yang dialaminya saat tampil dalam sebuah konser di Bekasi, Jawa Barat.
Ia menjadi korban pelecehan fisik dari salah satu penonton yang secara sembarangan menyentuh bagian tubuh pribadinya.
Perasaan kecewa dan marah itu ia ungkapkan lewat unggahan Instagram Story, yang kemudian ramai dibagikan ulang oleh sejumlah akun hiburan, termasuk Lambe Turah.
Dalam curahannya, Nadin terlihat sangat emosional dan bahkan menangis karena merasa harga dirinya sebagai perempuan telah dilukai.
"You guys are not fans," tegas Nadin, menyebut bahwa pelaku pelecehan itu bukanlah bagian dari para penggemarnya.
Ia menjelaskan kronologi kejadian, di mana suasana yang mulai ricuh karena dorong-dorongan dari penonton dimanfaatkan oleh pelaku untuk mendekat dan melakukan tindakan tidak senonoh.
"I'm so disappointed in you guys dan kebiasaan sebagian dari kalian yang dorong-dorong ngerubungin aku dan tim, padahal sudah dibarikadein sama tim keamanan tapi tetap chaos," tulisnya.
Nadin mengaku sangat terpukul karena insiden serupa sudah pernah terjadi sebelumnya, dan kini terulang kembali.
"Malam ini terjadi lagi tubuh aku yang sangat aku jaga kesentuh orang dan aku rasanya marah banget ke diri sendiri karena kok kejadian lagi ya," lanjutnya.
Rasa kotor dan kehilangan harga diri pun tak dapat ia sembunyikan usai kejadian tersebut.
"Feel so dirty in my own body," ungkapnya dengan getir.
Ironisnya, ini bukan kali pertama Nadin Amizah mengalami pelecehan di atas panggung. Pada tahun 2023, ia juga menjadi korban dalam konser yang digelar di Bandung.
Situasi ini kembali menyoroti pentingnya sistem pengamanan yang lebih baik dalam acara musik, serta edukasi terhadap penonton agar menjaga etika dan menghormati ruang pribadi artis, terutama perempuan. (mif/jpc)
Editor : Miftahul Khair