Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Mawar de Jongh Tampil Beda di Videoklip Tinggal, Gaya Baru yang Bikin Kaget

Miftahul Khair • Jumat, 11 Juli 2025 | 11:47 WIB
Mawar de Jongh tampil berbeda di video musik terbarunya bertajuk tinggal yang menjadi soundtrack film Tinggal Meninggal.
Mawar de Jongh tampil berbeda di video musik terbarunya bertajuk tinggal yang menjadi soundtrack film Tinggal Meninggal.

PONTIANAK POST - Menjelang penayangan film Tinggal Meninggal, satu elemen pendukung yang mencuri perhatian adalah perilisan video musik berjudul Tinggal.

Lagu yang dibawakan oleh Mawar de Jongh ini menjadi bagian dari original soundtrack film dan langsung menarik minat publik. Bukan hanya karena aransemen serta liriknya yang unik, namun juga karena penampilan Mawar yang jauh berbeda dari citranya selama ini.

Dalam video musik yang telah dirilis di kanal YouTube Trinity Optima Production, Mawar tampil dengan karakter ceria dan penuh warna. Nuansa mellow yang biasanya melekat pada dirinya, kini berganti menjadi gaya centil dan enerjik.

Penampilannya di video musik Tinggal benar-benar menunjukkan sisi baru. Dengan kostum bergaya Y2K, warna-warni mencolok, serta gaya rambut dan riasan yang ekspresif, Mawar hadir sebagai sosok yang lebih bebas dan berani. Karakter ini memberikan nuansa berbeda dari biasanya.

entBaca Juga: WayV Comeback 18 Juli, Album ‘BIG BANDS’ Siap Gebrak Musim Panas

Dari sisi musik, Tinggal menyajikan kejutan. Meski berirama ceria dan upbeat, liriknya justru menyampaikan pesan penuh penyesalan. Kombinasi ini menciptakan ironi yang kuat—seolah mengolok kesedihan dengan cara yang ringan, mencerminkan gaya filmnya yang menyuguhkan komedi dengan lapisan emosi.

Video musik ini digarap langsung oleh Kristo Immanuel, sutradara film Tinggal Meninggal. Ia menerapkan pendekatan visual eksperimental dengan menggunakan 16 jenis kamera berbeda, dari handycam lawas hingga kamera digital modern. Konsep ini memberikan sentuhan retro yang kental, sekaligus memperkuat keterikatan video musik dengan dunia filmnya.

Gaya visual yang nyentrik dalam video ini bukan sekadar estetika. Di balik tampilan ceria dan penuh warna, tersimpan kisah yang menggambarkan kebohongan, rasa bersalah, serta ketakutan akan kehilangan.

Lewat ekspresi dan gaya unik, Mawar tidak hanya bernyanyi tapi juga menyampaikan emosi yang lebih dalam.

Berbeda dari karya-karya sebelumnya yang cenderung balada, lagu Tinggal menjadi penanda eksplorasi musikal baru bagi Mawar.

Sebagai original soundtrack dari Tinggal Meninggal, lagu ini memegang peranan penting dalam memperkuat konflik emosional, terutama yang dialami karakter Gema.

Lagu ini tuh seolah mengajak kita jujur sama diri sendiri. Kadang kita baru sadar ketika semuanya sudah terlambat. Dan lewat gaya yang lebih fresh, aku pengen mengajak penonton untuk melihat rasa sesal itu bukan cuma sebagai kesedihan, tapi sebagai titik sadar,” kata Mawar dalam keterangannya.

Dengan gaya penyampaian yang ringan tapi emosional, video musik ini tidak hanya menghibur, tapi juga mengajak penonton untuk merenung. Bahkan, di bagian akhir video, ada kejutan kecil yang membuat penonton merasa lebih dekat dengan kisah yang ditampilkan.

Video musik ini menjadi bagian penting dalam semesta film Tinggal Meninggal, yang mengangkat tema kehilangan, kesendirian, dan absurditas hidup dengan pendekatan satir dan ironi.

Film Tinggal Meninggal dijadwalkan tayang pada 14 Agustus 2025 di bioskop. Dibintangi oleh aktor-aktor papan atas Tanah Air, film ini digarap oleh Kristo Immanuel bersama Jessica Tjiu sebagai co-director, serta diproduseri oleh Dipa Andika dan Ernest Prakasa.

Mengusung genre komedi getir, film ini menyampaikan cerita keluarga dan kehilangan dengan pendekatan yang segar dan menyentuh. (mif/jpc)

Editor : Miftahul Khair
#video #gaya #Tinggal #Lagu #Y2K #mawar de jongh