PONTIANAK POST - Nandi Juliawan, yang dikenal luas sebagai Encuy dalam sinetron Preman Pensiun, lahir pada 4 Juli 1993 di Mandalagiri, Ciwalen, Garut, Jawa Barat. Sebelum terjun ke dunia hiburan, Nandi bekerja sebagai barista di sebuah kafe di Garut pada tahun 2014. Ia bahkan belajar meracik kopi menggunakan bahan seadanya seperti kopi bekas dan sabun sebagai sarana latihan.
Nandi memulai debut aktingnya dalam sinetron Preman Pensiun musim keempat, memerankan karakter Encuy, seorang calo angkot dengan ciri khas topi pet. Meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan akting, peran Encuy berhasil memikat hati penonton dan menjadi salah satu karakter ikonik dalam serial tersebut.
Kepergian Nandi pada 6 September 2025 meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama pemain, dan penggemar Preman Pensiun. Rekan sesama pemain, Abenk Marco (pemeran Kang Cecep), menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram pribadinya, menyebutkan "Satu lagi sahabat pergi di sinetron Preman Pensiun. Rest in Peace, Encuy. Doa terbaik untukmu sobat. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran dan ketabahan."
Nandi Juliawan dikenal sebagai sosok yang pekerja keras dan rendah hati. Ia terus belajar dan berkembang dari pengalaman minim hingga menjadi aktor yang dihormati di industri sinetron Indonesia.
Kepergian Nandi menambah daftar panjang duka bagi keluarga besar Preman Pensiun. Sebelumnya, sinetron ini telah kehilangan beberapa aktor andalannya, antara lain Didi Petet (Kang Bahar), Roy Chunonk (Maman Suherman), Firmansyah Pitra (Kang Pipit), dan Dedi Jamasari (Kang Gobang).
Nandi Juliawan meninggalkan seorang istri dan dua anak. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Nandi, sehingga penyebab pasti kematiannya belum dapat dipastikan.
Sinetron Preman Pensiun pertama kali tayang pada 12 Januari 2015 dan berhasil menjadi salah satu tontonan favorit masyarakat berkat alur cerita yang memadukan drama, komedi, dan realita kehidupan sehari-hari. Peran Encuy yang dibawakan Nandi Juliawan dikenal dekat di hati penonton.
Kepergian Nandi Juliawan meninggalkan kenangan mendalam bagi dunia hiburan Indonesia, khususnya bagi para penggemar Preman Pensiun. (hnf)
Editor : Hanif