Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Di Tengah Konflik Timur Tengah, Kimberly Ryder Tetap Jalani Umrah Ramadan Bersama Sang Ibu

Hanif PP • Jumat, 6 Maret 2026 | 12:07 WIB

 

Kimberly Ryder
Kimberly Ryder

PONTIANAK POST - Memanasnya konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran berdampak pada sejumlah sektor, termasuk penerbangan internasional, terutama di wilayah udara Timur Tengah. Namun, situasi tersebut tidak menyurutkan niat Kimberly Ryder untuk menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci selama 19 hari.

Kimberly tetap memilih berangkat ke Arab Saudi bersama sang ibunda, Irvina Zainal. Sebelum keberangkatannya dari Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Rabu (4/3), Kimberly menyampaikan alasan sekaligus keresahannya menjalankan umrah di tengah kondisi konflik.

Apa yang membuat Kimberly tetap berangkat sekarang?

Aku pernah minta sama Allah ingin sekali umrah di bulan puasa. Alhamdulillah akhirnya dapat juga. Masyaallah, terwujud. Ini umrah pertamaku di bulan Ramadan dan di sana sampai Lebaran.

Situasi penerbangan di wilayah Timur Tengah sedang kurang aman akibat perang. Bagaimana kamu meredam ketakutan itu?

Banyak yang bilang jangan dipikirkan. Yang penting banyak berdoa dan berpikir positif. Berdoa kalau memang segalanya aman, pasti diberangkatkan. Kalau tidak aman, pasti tidak jadi. Sejauh ini insyaallah semuanya aman dan lancar sampai selamat.

Tapi sempat ada kekhawatiran?

Ada, awalnya. Di grup WhatsApp banyak yang kirim reels, TikTok, dan sebagainya. Ada yang bilang aman, tapi ada juga yang batal berangkat. Aku serahkan semuanya kepada Allah. Walaupun banyak kabar soal bom, aku tetap banyak berdoa.

Ramadan menjadi momen puncak keramaian ibadah umrah. Bagaimana persiapanmu?

Lebih ke mental dan menjaga ucapan. Sebelum berangkat kami sempat pijat juga. Desak-desakan saat tawaf mungkin yang lumayan, tapi insyaallah aman. Karena sekarang memang peak season, pasti lebih ramai. Tapi itulah usaha untuk mendapatkan pahala.

Ada persiapan khusus untuk merayakan Hari Raya Idulfitri di sana, mengingat Arab dan Indonesia punya perbedaan tradisi?

Tidak ada, karena kami juga belum tahu Lebaran di sana seperti apa. Jadi ikut saja. Kalau untuk di sini, aku sudah menitipkan uang untuk saudara-saudara.

Bawa makanan khas Lebaran Indonesia juga?

Ada. Ada rendang dan dendeng balado. Tapi aku juga suka makanan Timur Tengah, cocok di lidahku. Jadi tidak bawa banyak-banyak, paling biskuit dan sereal.

Meninggalkan anak selama hampir 20 hari, bagaimana Kimberly memberikan pengertian?

Sedih pastinya. Tapi insyaallah mereka aman dititipkan kepada bapakku. Mereka juga senang karena jarang-jarang dititip lama sama kakeknya. Biasanya kan sama neneknya.

Apa doa khusus yang dipanjatkan pada momen umrah kali ini?

Dapat jodoh yang baik, rezeki yang halal, hidup yang lebih baik. Pokoknya semuanya menjadi lebih baik. Mudah-mudahan tahun ini menjadi tahun yang lebih baik. (shf/len)

Editor : Hanif
#konflik #ramadan #umrah #Timur Tengah #kimberly ryder