Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Oscar Tegaskan Hanya Manusia yang Bisa Menang Award, Bukan Aktor AI

Uray Ronald • Minggu, 3 Mei 2026 | 14:59 WIB
Piala Oscar. (Pinterest)
Piala Oscar. (Pinterest)
 

PONTIANAK POST - Dunia sinema terus berubah, namun Academy tetap menjaga sisi kemanusiaan dalam setiap karyanya.

Baru-baru ini, mereka mempertegas batasan teknologi dalam ajang penghargaan paling bergengsi tersebut.

Dilansir BBC, Academy of Motion Picture Arts and Sciences baru saja mengeluarkan kebijakan tegas terkait penggunaan kecerdasan buatan. 

Mereka menyatakan hanya karya akting dan penulisan oleh manusia yang berhak meraih Piala Oscar.

Pembaruan aturan ini muncul seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di industri film dunia.

Academy kini mewajibkan syarat yang lebih ketat bagi seluruh draf film dan dokumenter.

Baca Juga: Film Sore: Istri dari Masa Depan Wakili Indonesia di Oscar 2026

Dalam aturan tersebut, akting harus terbukti dilakukan oleh manusia secara nyata.

Selain itu, naskah film juga wajib ditulis oleh penulis manusia agar bisa masuk nominasi.

Menjaga Kreativitas Manusia dari AI

Pihak Academy menyebut langkah ini sebagai perubahan substantif dalam sejarah panjang aturan penghargaan mereka.

Kewajiban menentukan peran "manusia" adalah hal yang benar-benar baru bagi institusi ini.

Langkah ini diambil setelah maraknya penggunaan alat AI untuk menggantikan atau meniru kerja manusia.

Salah satu contohnya adalah rencana menghidupkan kembali mendiang aktor Val Kilmer menggunakan teknologi AI.

Baca Juga: Nasib Misterius Sutradara Peraih Oscar

Dampak AI bagi Industri Hollywood

Isu AI ini juga sempat memicu pemogokan besar perserikatan penulis Hollywood dua tahun lalu.

Saat itu, para penulis menentang studio yang menggunakan AI untuk menyusun naskah film dan TV.

Namun, Academy tidak melarang total penggunaan teknologi AI dalam proses produksi film secara luas.

Di luar akting dan penulisan, alat AI dianggap tidak memengaruhi peluang sebuah film mendapatkan nominasi.

Baca Juga: Lisa Blackpink Akan Jadi Artis K-Pop Pertama Tampil di Ajang Penghargaan Film Oscar

Beda AI dengan Teknologi CGI

Academy akan tetap menilai sejauh mana kreativitas manusia menjadi inti dari pembuatan sebuah film.

Mereka berhak meminta informasi tambahan jika ditemukan keraguan terkait penggunaan AI generatif dalam karya tersebut.

Secara teknis, AI berbeda dengan CGI yang telah digunakan industri film sejak era 1990-an.

CGI masih dianggap proses manual yang disempurnakan manusia, sementara AI cenderung bekerja otomatis melalui perintah singkat.*

Editor : Uray Ronald
#Aturan Baru Oscar #Film AI #Academy Awards. #kecerdasan buatan #oscar