PONTIANAK POST - Waralaba Star Wars resmi kembali ke layar lebar lewat perilisan film The Mandalorian and Grogu.
Sejumlah jurnalis film memberikan reaksi yang terbelah, mulai dari yang menyebutnya petualangan seru hingga kritik karena dinilai kurang emosional.
Kritikus film Erik Davis dari Fandango menjadi salah satu yang memberikan respons positif. Menurutnya, film ini sangat menyenangkan karena tidak terlalu terbebani oleh pakem cerita (lore) masa lalu yang rumit.
"Film ini mengingatkan saya betapa serunya Star Wars…," tulis Erik Davis dikutip Variety.
Baca Juga: James Bond Baru Segera Hadir, Amazon MGM Mulai Audisi Pemeran 007
Kritik Seputar Karakter dan Kemiripan dengan Serial TV
Meski begitu, reaksi beragam juga datang dari Germain Lussier dari i09.
Ia merasa proyek layar lebar ini justru terasa seperti episode serial televisi biasa namun dengan durasi yang lebih panjang dan skala yang lebih besar.
Lussier menilai film ini lebih fokus mengembangkan lokasi baru dengan makhluk-makhluk baru daripada mendalami karakter utamanya.
Sementara itu, Peri Nemiroff dari Collider mengkritik karakter Rotta the Hutt yang diisi suara oleh Jeremy Allen White.
Baca Juga: Film The Batman Part 2 Bertabur Bintang: Scarlett Johansson dan Sebastian Stan Resmi Bergabung!
Menurut Nemiroff, menampilkan karakter Hutt versi live-action dengan konsep gladiator merupakan sebuah tantangan besar.
Ia merasa dialog karakter tersebut sering kali terlalu gamblang, meskipun penampilannya perlahan mulai terasa familier.
Kritik yang lebih tajam datang dari jurnalis Jonathan Sim yang menyebut proyek ini sebagai salah satu film Star Wars terlemah.
Ia menilai film ini sangat mudah ditebak, tidak emosional, dan adegan pertarungannya terasa membosankan.
Babak Baru Waralaba Star Wars di Bioskop
Sebagai kelanjutan dari serial populer di Disney+, film ini kembali berpusat pada petualangan pemburu hadiah Din Djarin yang diperankan Pedro Pascal.
Kali ini, ia bersama murid kecilnya, Grogu, membantu New Republic yang baru lahir untuk memburu sisa-sisa sekutu Kekaisaran.
Selain Pedro Pascal dan Jeremy Allen White, aktris legendaris Sigourney Weaver juga dipastikan ikut bergabung.
Kursi sutradara diduduki oleh Jon Favreau yang juga menulis skenarionya bersama Noah Kloor dan bos baru Lucasfilm, Dave Filoni.
Layar lebar ini menjadi momen krusial karena merupakan film bioskop pertama Star Wars sejak The Rise of Skywalker pada 2019 lalu.
Selama masa vakum tersebut, Disney lebih banyak mengisi kekosongan lewat berbagai serial streaming.
Proyek ini juga menandai era baru setelah kepergian Kathleen Kennedy dari posisi presiden studio awal tahun ini.
Jika tidak ada perubahan, film The Mandalorian and Grogu dijadwalkan bakal tayang serentak di bioskop mulai 22 Mei mendatang.*
Editor : Uray Ronald