Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Hyun Bin Perankan Agen KCIA Bermotif Tersembunyi di Made in Korea

Chairunnisya • Selasa, 19 Mei 2026 | 11:28 WIB
Akting Baek Ki-tae (Hyun Bin) dalam Made in Korea (DOK JAWAPOS)
Akting Baek Ki-tae (Hyun Bin) dalam Made in Korea (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Kadang, sebuah serial terasa menarik bukan hanya karena ceritanya, tetapi juga siapa yang kembali membintanginya. Setelah beberapa tahun lebih sering tampil di film,

Hyun Bin akhirnya kembali ke layar kecil lewat serial thriller-sejarah politik Made in Korea.

Serial  mengambil latar Korea Selatan era 1970-an, masa ketika Korean Central Intelligence Agency (KCIA) dipercaya mengawasi hampir seluruh aktivitas negara, termasuk urusan militer.

Langsung Tampil Misterius

Hyun Bin memerankan Baek Ki-tae, agen elit KCIA yang dikenal karismatik dan unggul dalam menjalankan operasi rahasia.

Baca Juga: Film 'Sampai Jumpa, Selamat Tinggal': Sorotan Menyentuh Tentang Jouhatsu dan Sisi Gelap Korea

Namun, di balik reputasinya sebagai agen andalan, Ki-tae ternyata menyimpan ambisi lain. Dia menginginkan lebih banyak kekuasaan dan harta.

Karena itu, selain menjalankan misi rahasia negara, Ki-tae juga berperan sebagai penyelundup yang memiliki hubungan dengan berbagai pihak.

Episode pertama langsung dibuka dengan misi penting Ki-tae mengantarkan sebuah koper kepada seseorang.

Namun situasi berubah ketika pesawat yang ditumpanginya dirampok kelompok pemberontak yang berkaitan dengan gerakan yang sedang diawasi KCIA.

Baca Juga: Drama Korea Unmasked: Investigasi Penuh Misteri dan Komedi yang Menggigit 

Di titik itu, Ki-tae harus menjalankan dua tugas sekaligus: menggagalkan perampokan dan memastikan koper yang dibawanya tetap sampai tujuan.

Ketegangan menjadi kekuatan utama episode perdana Made in Korea. Ki-tae harus terus menjaga identitas dan barang bawaannya agar tidak terbongkar di tengah situasi genting.

Hyun Bin pun kembali menunjukkan pesonanya sebagai aktor laga dan thriller. Penampilannya yang tegas dan penuh misteri dinilai cocok dengan karakter Ki-tae.

“Saya sangat menikmati membaca skripnya, karena setiap episode terasa seperti sebuah film tersendiri,” ungkap Hyun Bin.

Baca Juga: Battle Drama Korea Terbaru Semua Layak Rating Tinggi

Serial ini juga dikemas dengan sinematografi artistik bernuansa gelap khas genre noir yang memperkuat suasana misterius dan penuh teka-teki.

Ketegangan Perampokan Pesawat

Tidak butuh waktu lama bagi Made in Korea untuk membangun ketegangan.

Episode pertamanya langsung membawa penonton ke situasi mencekam di dalam pesawat yang dibajak kelompok pemberontak.

Baek Ki-tae, agen KCIA yang diperankan Hyun Bin, awalnya hanya bertugas mengantarkan sebuah koper kepada seseorang.

Namun perjalanan itu berubah menjadi operasi berbahaya ketika para pemberontak mulai menguasai pesawat.

Baca Juga: Link Nonton Film Pesta Babi Beredar, Ramai Dicari di Tengah Polemik Nobar

Kelompok tersebut ternyata berkaitan dengan gerakan yang sedang diawasi KCIA. Situasi itu membuat Ki-tae harus bergerak hati-hati agar identitas serta barang bawaannya tidak terbongkar.

Cerita berkembang lewat negosiasi, tipu daya, hingga strategi yang melibatkan pemerintah Korea, Jepang, badan aviasi, dan maskapai penerbangan.

Selain permainan psikologis, serial ini juga menghadirkan aksi fisik yang intens. Dalam salah satu adegan, Ki-tae terlibat kontak fisik dengan para pemberontak di kabin pesawat.

“Adegan aksi di pesawat agak di luar perkiraan saya. Makanya, saya, para cast, dan sutradara Woo Min-ho berdiskusi agar lebih oke,” ujar Hyun Bin saat jumpa pers di acara Disney+ Originals Preview 2025 di Hongkong Disneyland Hotel beberapa waktu lalu.

Nuansa thriller terasa kuat karena penonton dibuat terus menebak langkah berikutnya yang akan diambil Ki-tae.

Ketegangan dibangun bukan hanya lewat aksi, tetapi juga rahasia yang disimpan setiap karakter.

Ambisi Gelap dan Hasrat Manusia

Di balik aksi dan ketegangan politiknya, Made in Korea sebenarnya berbicara tentang ambisi manusia. Setiap karakter memiliki alasan, moral, dan hasrat masing-masing yang memicu konflik dalam cerita.

Baca Juga: Film The Batman Part 2 Bertabur Bintang: Scarlett Johansson dan Sebastian Stan Resmi Bergabung!

Baek Ki-tae, misalnya, bukan hanya agen rahasia biasa. Di balik karisma dan kemampuannya sebagai agen elit KCIA, dia menyimpan ambisi besar untuk mendapatkan lebih banyak kekuasaan dan kekayaan.

Karena itu, dia menjalani peran ganda sebagai agen negara sekaligus penyelundup.

Menurut Hyun Bin, setiap karakter dalam serial ini memiliki latar belakang yang membuat mereka mengambil keputusan tertentu.

“Perbedaan hasrat inilah yang menjadi pemicu konflik,” kata Hyun Bin.

Musim pertama Made in Korea akan terdiri dari enam episode. Tiap episode disebut akan mengungkap lebih jauh ambisi gelap Ki-tae dan keterkaitannya dengan peristiwa penting dalam sejarah Korea Selatan.

Baca Juga: Film Colony Segera Tayang, Hadirkan Jun Ji Hyun dan Ji Chang Wook Melawan Virus Mutan

Cerita tentang hasrat pribadi dinilai tetap relevan meski berlatar Korea Selatan era 1970-an. Sebab, ambisi dan keinginan untuk memiliki sesuatu merupakan sisi manusia yang universal.

Dengan balutan misteri dan teka-teki, serial ini mencoba menghadirkan konflik yang dekat dengan kehidupan manusia, tetapi dikemas dalam suasana thriller politik yang intens.

Duel Hyun Bin dan Jung Woo-sung

Selain Hyun Bin, Made in Korea juga menghadirkan Jung Woo-sung sebagai Jang Geon-young, seorang jaksa yang memiliki rasa keadilan tinggi.

Geon-young digambarkan sebagai sosok yang ingin mengungkap apa yang sebenarnya dilakukan Baek Ki-tae, apa pun risikonya.

Pertemuan dua karakter dengan prinsip berbeda itu menjadi salah satu kekuatan utama cerita.

Di satu sisi ada Ki-tae yang penuh ambisi dan rahasia, sementara di sisi lain ada Geon-young yang berusaha membongkar kebenaran.

Baca Juga: Film Michael Raup Untung Fantastis Meski Diterjang Kritik Pedas

“Geon-young sangat menarik sehingga saya bersemangat memberi sentuhan pada karakternya ketika berakting,” ujar Woo-sung.

Konflik keduanya diperkirakan akan terus berkembang sepanjang musim pertama yang terdiri dari enam episode.

Serial ini tidak hanya menawarkan aksi dan intrik politik, tetapi juga pertarungan ideologi serta kepentingan antarkarakter.

Dengan sinematografi bergaya noir, dialog penuh tekanan, dan misteri yang perlahan dibuka, Made in Korea mencoba menjaga rasa penasaran penonton di setiap episodenya. (*)

Editor : Chairunnisya
#film korea #aktor korea #artis korea #film #drama korea