PONTIANAK POST - Tak sekadar drama hukum biasa, Honour juga menawarkan thriller psikologis yang dibangun lewat misteri, trauma masa lalu, dan hubungan emosional antar karakter.
Adaptasi dari serial Swedia Heder ini menghadirkan sentuhan khas Korea yang lebih menonjolkan relasi persahabatan dan pergulatan batin para tokohnya.
Misteri Masa Lalu Membentuk Karakter Utama
Rahasia 20 tahun lalu menjadi salah satu inti cerita Honour.
Baca Juga: Tiga Pengacara Perempuan Bongkar Jaringan Prostitusi dalam Drama Korea Honour
Masa lalu itu bukan hanya menjadi misteri, tetapi juga membentuk kepribadian dan determinasi Ra-young, Shin-jae, dan Hyun-jin dalam mendampingi korban kekerasan seksual.
Setiap kali mereka menemukan petunjuk baru untuk menyelesaikan kasus, ancaman lain muncul dan membuat situasi semakin rumit. Penonton dibuat terus penasaran dengan hubungan antara kasus yang mereka tangani dan rahasia masa lalu ketiga sahabat tersebut.
Selain masalah hukum, ketiga pengacara itu juga menghadapi persoalan pribadi masing-masing. Mulai dari urusan keluarga hingga pergulatan emosional yang membuat karakter mereka terasa lebih manusiawi.
Baca Juga: Drama IDOL I Tampilkan Sisi Gelap Dunia Idola KPop
Sutradara Fokus pada Emosi dan Persahabatan
Dalam jumpa pers Honour, sutradara Park Gun-ho menjelaskan bahwa serial ini menggabungkan thriller psikologis dan misteri.
Penonton diajak ikut merasakan ketegangan, ketakutan, dan pergulatan batin para karakter saat menelusuri sebuah kasus besar.
Meski merupakan adaptasi dari serial Swedia, Gun-ho menegaskan ada elemen pembeda dalam versi Korea.
Baca Juga: Film 'Sampai Jumpa, Selamat Tinggal': Sorotan Menyentuh Tentang Jouhatsu dan Sisi Gelap Korea
’’Saat memberi sentuhan khas Korea, aku mencoba untuk tidak terlalu fokus pada kasus saja. Aku juga menyorot kuatnya persahabatan para karakter utama yang sudah terjalin selama 20 tahun,’’ papar Gun-ho, dikutip dari YouTube K-Culture NOW.
Para Pemeran Bicara tentang Tantangan Karakter
Lee Nayoung mengungkapkan bahwa menjadi pengacara untuk pertama kalinya merupakan tantangan besar baginya. Apalagi, karakter Ra-young memiliki banyak adegan emosional.
’’Saya merasa pengacara di sini mirip detektif karena mereka mengejar kebenaran. Saya juga punya banyak scene saat Ra-young bicara dengan emosional secara publik. Emosi itulah yang saya diskusikan dengan sutradara,’’ ujar Na-young, yang juga berlatih karakter vokal sesuai karakternya.
Baca Juga: Film Sekuel Michael Jackson Resmi Digarap, Lionsgate Janjikan Lebih Seru
Sementara itu, Jung Eun-chae mengatakan pesan cerita Honour terasa dekat dengannya.
’’Pertemanan tiga pengacara selama 20 tahun dan perjuangan mereka mencapai tujuan, semuanya terasa menarik bagiku,’’ ujar Eun-chae.
Lee Chung-ah juga menghadapi tantangan tersendiri saat memerankan Hyun-jin yang aktif bergerak dan menuntut kemampuan fisik.
Baca Juga: Erling Haaland Debut Film di ‘Viqueens’, Isi Suara Prajurit Viking
’’Ketika harus memerankan karakter yang menantang secara fisik, saya sempat ragu. Namun sutradara dan penulis percaya pada saya, sehingga saya pun bisa percaya pada mereka,’’ jelas Chung-ah.
Editor : Chairunnisya