Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

The Bride! Sajikan Romansa Gelap Monster Frankenstein dan Pengantin Misterius

Chairunnisya • Jumat, 29 Mei 2026 | 16:50 WIB
Adegan dalam film The Bride! (DOK JAWAPOS)
Adegan dalam film The Bride! (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Monster Frankenstein ternyata juga punya kisah cinta. Namun, romansa itu jauh dari kisah manis biasa.

Film The Bride! menghadirkan hubungan penuh ketegangan, pelarian, hingga pemberontakan dari dua sosok yang sama-sama terasing dari dunia.

Dilansir dari Jawapos, monster Frankenstein (Christian Bale) mendatangi Dr. Ephronius (Annette Bening) untuk mengeluhkan hidupnya.

Baca Juga: Pixar Gunakan Teknologi Fiksi Ilmiah untuk Mengangkat Isu Alam dalam Film Hoppers

Setelah lebih dari seabad hidup sebagai makhluk yang diciptakan dari potongan tubuh manusia, Frank merasa kesepian dan membutuhkan pasangan hidup.

Awalnya, Dr. Ephronius kebingungan. Namun akhirnya, dia bersama Frank menggali kubur dan menemukan mayat perempuan untuk dihidupkan kembali menggunakan teknologi yang sama seperti saat membangkitkan Frank.

Perempuan itu kemudian hidup kembali dan dijuluki Sang Pengantin atau The Bride (Jessie Buckley).

Baca Juga: Film Animasi Hoppers Angkat Isu Lingkungan dengan Cara Absurd dan Menghibur

Pelarian Berdarah dari Chicago ke New York

Masalah mulai muncul ketika Frank membunuh dua pria yang melecehkan The Bride di sebuah kelab. Peristiwa itu membuat mereka menjadi buronan polisi.

Frank dan The Bride lalu melarikan diri dari Chicago menuju New York untuk menghindari kejaran detektif dan aparat kepolisian.

Dalam pelarian itu, hubungan mereka semakin dekat. The Bride perlahan jatuh cinta kepada Frank. Di saat bersamaan, dia mulai mengingat masa lalunya ketika masih hidup sebagai perempuan bernama Ida.

Baca Juga: Film Suamiku Lukaku: Ayu Azhari Edukasi Anak Soal Hubungan Toxic

Film The Bride! terinspirasi dari film klasik The Bride of Frankenstein (1935). Namun kali ini, sutradara Maggie Gyllenhaal memilih menghadirkan cerita dari sudut pandang The Bride.

Penonton diajak melihat perjalanan hidup sang pengantin monster, mulai dari kehidupannya sebelum mati hingga setelah dibangkitkan kembali.

Romansa Kelam Bernuansa Kriminal

Romansa dalam The Bride! dipenuhi suasana gelap, kriminalitas, dan kekerasan. Kisah cinta Frank dan The Bride mengingatkan pada pasangan kriminal ikonik seperti Bonnie dan Clyde ataupun Joker dan Harley Quinn.

Dalam wawancara dengan Variety, Maggie Gyllenhaal menjelaskan bahwa film ini menjadi refleksi dari keinginan Mary Shelley, penulis novel Frankenstein, untuk menghadirkan cerita yang lebih liar dan berbahaya.

Baca Juga: Film Mick Jagger 'Three Incestuous Sisters' Digarap, Ini Bocoran Perannya

“Aku punya bayangan. Aku tidak berbicara untuk Mary Shelley, tapi pasti ada hal yang lebih liar dan berbahaya yang ingin dia sampaikan. Aku berpikir, apa yang akan dia ungkapkan,” kata Gyllenhaal, yang sudah membaca novel Frankenstein karya Shelley, dalam wawancara bersama Los Angeles Times.

Menariknya, Jessie Buckley juga memerankan karakter Mary Shelley dalam adegan pembuka film. Hal itu memperlihatkan bagaimana kisah klasik bisa dikembangkan lewat sudut pandang baru.

Jessie Buckley Tampil Memukau

Selain cerita cinta gothic dan fiksi ilmiah, The Bride! juga menghadirkan dinamika emosional yang kuat.

Baca Juga: Film Sekuel Michael Jackson Resmi Digarap, Lionsgate Janjikan Lebih Seru

Jessie Buckley kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat karakter The Bride yang liar, gamang, namun emosional.

Nomine Aktris Terbaik Academy Awards 2026 untuk film Hamnet itu dinilai berhasil menampilkan karakter dengan emosi yang kompleks.

Dikutip dari wawancara dengan Los Angeles Times, Buckley mengaku kolaborasinya dengan Maggie Gyllenhaal dalam film The Lost Daughter membantunya mendalami karakter The Bride.

“Maggie selalu bisa membangkitkan sisi diriku, bahkan sisi yang perlu kuketahui,” ujar Buckley. (*)

 

Editor : Chairunnisya
#film