PONTIANAK POST – Pedangdut Via Vallen mengaku kesal setelah menerima komentar bernada body shaming dari sejumlah netizen terkait perubahan bentuk tubuhnya usai melahirkan. Penyanyi berusia 34 tahun itu menilai kritik tersebut tidak pantas dilontarkan kepada seorang ibu yang baru beberapa bulan menjalani masa pascapersalinan.
Melalui akun Instagram pribadinya, Senin (8/6), Via mengungkapkan bahwa dirinya masih terkejut dengan banyaknya komentar negatif yang menyoroti kondisi fisiknya.
“Aku masih speechless sama orang-orang yang sempat-sempatnya body shaming sama ibu yang baru tiga bulan lalu melahirkan,” tulis pelantun lagu Sayang tersebut.
Via menjelaskan bahwa perubahan bentuk tubuh setelah melahirkan merupakan hal yang wajar. Terlebih saat ini ia masih fokus memberikan ASI kepada buah hatinya dan memilih mengutamakan kebutuhan nutrisi anak dibanding mengejar penampilan ideal.
Pilih Jaga Produksi ASI
Menurut Via, menjalani program diet ketat berisiko mengurangi produksi ASI yang dibutuhkan anaknya. Karena itu, ia belum berencana melakukan penurunan berat badan dalam waktu dekat.
“Diet = asupan ASI-ku bisa berkurang, bahkan mungkin mampet. Terus anakku makan dari mana kalau ASI-nya enggak mampu mencukupi kebutuhannya?” tulisnya.
Keputusan tersebut diambil demi memastikan kebutuhan gizi sang buah hati tetap terpenuhi selama masa pertumbuhan awal.
Sindir Komentar Pedas Warganet
Selain menjelaskan alasannya tidak menjalani diet, Via juga menyayangkan sikap sebagian netizen yang dinilainya terlalu mudah menghakimi kondisi fisik orang lain.
Ia mengaku heran masih banyak pengguna media sosial yang melontarkan komentar menyakitkan tanpa mempertimbangkan perasaan seorang ibu yang baru melahirkan.
“Heraaan, pada jahat-jahat banget cangkemnya ya,” ungkapnya.
Perubahan Tubuh Pascamelahirkan Dinilai Wajar
Perubahan berat badan dan bentuk tubuh setelah melahirkan merupakan kondisi yang umum dialami perempuan. Banyak ibu membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk kembali ke kondisi fisik sebelum kehamilan.
Karena itu, sejumlah pengikut Via di media sosial memberikan dukungan dan meminta publik lebih menghargai proses pemulihan yang dijalani para ibu setelah melahirkan.
Bagi Via, kesehatan diri dan kebutuhan anak tetap menjadi prioritas utama dibanding tekanan untuk segera menurunkan berat badan demi memenuhi standar penampilan tertentu. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro