PONTIANAK POST - Melemahnya nilai tukar rupiah kerap menjadi perhatian publik karena dampaknya yang dapat dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan.
Ketika kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus menjadi perbincangan, respons pun bermunculan dari berbagai kalangan, termasuk para selebriti.
Tak hanya ekonom, politisi, dan pelaku pasar, sejumlah artis hingga influencer turut menyampaikan pandangan mereka terkait kondisi tersebut.
Baca Juga: Bunga Zainal Tolak Tawaran Syuting demi Selesaikan Kasus
Bunga Zainal Soroti Kondisi Ekonomi
Salah satu figur publik yang angkat bicara adalah Bunga Zainal. Melalui akun Threads miliknya, aktris tersebut menyampaikan kritik terhadap narasi pemerintah yang menurutnya tidak sejalan dengan kondisi yang dirasakan masyarakat.
Dikutip dari Jawapos, dalam unggahannya, Bunga membagikan foto kutipan pidato Presiden dan mempertanyakan sejumlah pernyataan yang disampaikan.
’’Udah gak pa ham lagi sama pidato Pak Prabowo yang selalu men coba menutupi kea daan negara ini dengan mencoba me nenangkan rakyat dengan segala pidato-pida tonya yang berbeda dengan kenyataan yang terjadi. Konco-koncomu makin kaya raya tapi rakyatmu makin miskin dan kela paran,’’ tulis Bunga.
Dikenal Vokal Mengkritik Pemerintah
Aktris kelahiran 1987 tersebut memang dikenal cukup vokal dalam menyampaikan pandangannya terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah.
Baca Juga: Dolar AS Sentuh Rp18.000, BI Ungkap Dua Jurus Utama untuk Menahan Tekanan terhadap Rupiah
Sebelumnya, Bunga juga sempat menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar sehingga tidak perlu terlalu khawatir terhadap kenaikan mata uang Amerika Serikat tersebut.
Kaitkan Pelemahan Rupiah dengan Kenaikan Harga Kebutuhan
Menanggapi pernyataan itu, Bunga menilai pelemahan rupiah tetap berdampak terhadap kehidupan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan.
Menurutnya, kenaikan nilai dolar dapat memengaruhi harga berbagai kebutuhan sehari-hari yang digunakan masyarakat.
’’Bapak tau gak? Kalau di desa itu harga bahan pokok, minyak, plastik, gas, dll, semua naik karena banyak dampak! Salah satunya karena rupiah yang anjlok,’’ respons Bunga Zainal terkait masalah ini. (*)
Editor : Chairunnisya