Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Dee Lestari Kembali Bermusik Lewat Album Terbaru Bertajuk (Jangan) Jatuh Cinta

Chairunnisya • Jumat, 19 Juni 2026 | 15:53 WIB
Dee Lestari (DOK JAWAPOS)
Dee Lestari (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Setelah cukup lama tidak merilis karya musik baru, Dee Lestari akhirnya kembali menyapa pendengar melalui album terbarunya.

Bertajuk (Jangan) Jatuh Cinta, album ini menjadi penanda kebangkitan sang musisi sekaligus wadah untuk merefleksikan perjalanan emosional yang dialaminya selama beberapa tahun terakhir.

Dilansir dari Jawapos, bagi Dee, kembali bernyanyi bukan sekadar menghadirkan karya baru, melainkan cara untuk menemukan kembali keseimbangan dalam hidupnya.

Baca Juga: Taylor Swift Kini Bernilai Rp36 Triliun, Cetak Rekor sebagai Musisi Perempuan Terkaya di Dunia

’’Karena itulah saya kemudian menyambut baik ide untuk bikin album ini karena saya merasa menyanyi menyeimbangkan saya, menyalakan api di hati saya. Tidak hanya menulis, tapi saya juga ingin kembali bermusik,’’ ujarnya.

Hadirkan Delapan Lagu Baru

Album (Jangan) Jatuh Cinta resmi dirilis pada 10 Juni 2026 dan berisi delapan lagu.

Baca Juga: Komunitas Musisi Pontianak Dorong Regulasi untuk Kesejahteraan Seniman Musik

Salah satu lagu yang paling menarik perhatian dalam album ini adalah Perahu Kertas. Lagu yang sebelumnya dikenal luas lewat versi yang dibawakan Maudy Ayunda itu kini hadir dengan interpretasi baru dari Dee Lestari.

Dengan sentuhan aransemen baru dari Petra Sihombing, Perahu Kertas tampil dalam nuansa yang lebih matang dan reflektif.

Perahu Kertas dengan Perspektif yang Lebih Dewasa

Menurut Dee, perubahan aransemen membuat lagu tersebut memiliki karakter yang berbeda dibandingkan versi sebelumnya.

Baca Juga: Sejumlah Musisi Indonesia Bebaskan Lagu Diputar tanpa Izin, LMKN: Tetap Bayar Royalti

’’Menurut saya kemasan musiknya saja sudah beda banget. Dan ketika saya nyanyi, ini kan lagu yang sudah lama dan sering saya bawakan, jadi saya sudah sangat nyaman,’’ lanjutnya.

Dee juga menggambarkan perbedaan emosi yang terasa dalam dua versi lagu tersebut.

’’Kalau versinya Maudy seperti anak umur 20-an yang baru menemukan jodoh, versi ini seperti usia 50 yang mensyukuri jodoh,’’ tuturnya.

Menegaskan Eksistensi di Industri Musik

Melalui album (Jangan) Jatuh Cinta, Dee Lestari tidak hanya menandai kembalinya dirinya ke panggung musik, tetapi juga menegaskan eksistensinya di industri yang telah membesarkan namanya.

Baca Juga: Musisi Kafe Bikin Usaha Ramai Tapi Dibayar Seadanya, Ini Kata DPRD Pontianak

Album ini menjadi bukti bahwa setelah perjalanan panjang sebagai penulis dan musisi, Dee masih terus menghadirkan karya yang lahir dari pengalaman, refleksi, dan kedewasaan dalam memaknai hidup serta cinta. (*) 

Editor : Chairunnisya
#musisi #musik