Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Film Supergirl Tuai Pujian, Millie Alcock Disebut Hidupkan Sisi Emosional Kara Zor-El

Uray Ronald • Sabtu, 20 Juni 2026 | 23:15 WIB
Poster Film Supergirl.
Poster Film Supergirl.

 

PONTIANAK POST - Film Supergirl mendapat respons awal yang mayoritas positif dari sejumlah kritikus menjelang penayangannya di bioskop pada 26 Juni. Penampilan Millie Alcock sebagai Kara Zor-El menjadi sorotan utama, sementara film garapan Craig Gillespie itu dinilai menghadirkan cerita yang lebih gelap dan emosional dibandingkan Superman.

Selain Alcock, film ini juga dibintangi Jason Momoa sebagai Lobo dan David Corenswet yang kembali memerankan Superman. Sejumlah kritikus menilai kekuatan utama film terletak pada eksplorasi sisi kemanusiaan Supergirl yang selama ini dikenal sebagai sosok tangguh di semesta DC.

Dalam reaksi awal yang dibagikan para kritikus, Supergirl disebut tidak sekadar menghadirkan aksi antargalaksi. Film ini juga menyoroti perjalanan emosional Kara Zor-El dalam menghadapi masa lalu dan mencari tempat yang bisa ia sebut sebagai rumah.

Kritikus ComicBook.com, Chris Killian, menggambarkan Supergirl sebagai perpaduan antara Guardians of the Galaxy, True Grit, dan Mad Max: Fury Road.

"Jika Guardians of the Galaxy, True Grit, dan Mad Max dimasukkan ke dalam blender DC, hasilnya adalah Supergirl—petualangan luar angkasa yang kotor, lucu, tetapi juga mengejutkan karena begitu emosional," kata Killian dilansir Deadline.

Baca Juga: Man of Tomorrow: James Gunn Pamer Foto Perdana Syuting Sekuel Superman

Menurutnya, film tersebut berhasil memadukan humor, petualangan, dan drama emosional yang membuat karakter Kara terasa lebih manusiawi.

Ia juga memuji penampilan Millie Alcock yang dinilai mampu menghidupkan luka dan pergulatan batin yang membentuk karakter Supergirl.

"Millie Alcock sangat menonjol, terutama ketika film mulai mengeksplorasi latar belakang tragis Kara," ujarnya.

Baca Juga: Bintang Spiderman Tom Holland Akhirnya Mengaku Diam-Diam Menikahi Zendaya

Selain Alcock, penampilan Jason Momoa sebagai Lobo turut mendapat banyak apresiasi. Karakter tersebut dinilai membawa energi baru dalam petualangan Supergirl.

Killian menilai Momoa tampil lepas dan menikmati perannya sepanjang film.

"Jason Momoa terlihat seperti sedang menikmati peran ini sepenuhnya," katanya.

Kritikus Erik Davis juga menyoroti hubungan antarkarakter sebagai salah satu elemen paling kuat dalam film. Menurutnya, Supergirl berbicara tentang keluarga, persahabatan, dan orang-orang yang tetap hadir di saat sulit.

"Ini adalah film tentang memperjuangkan orang-orang yang selalu hadir untuk kita. Meski terdengar klise, film ini mengingatkan bahwa rumah adalah tempat di mana hati berada," kata Davis.

Sudut pandang tersebut membuat Supergirl tidak hanya berfungsi sebagai tontonan aksi, tetapi juga menghadirkan pesan emosional yang dekat dengan pengalaman banyak penonton.

Meski menuai banyak pujian, tidak semua kritikus memberikan penilaian seragam.

Kritikus film Tessa Smith menyebut Supergirl sebagai film yang "cukup baik", namun belum sepenuhnya memenuhi harapannya sebagai penggemar komik. Ia menilai Millie Alcock dan Jason Momoa menjadi aset terbesar film tersebut.

Baca Juga: Sutradara Sebut Avengers: Doomsday Jadi Film Marvel Paling Matang dan Emosional

Namun, menurut Smith, karakter antagonis belum cukup kuat untuk meninggalkan kesan mendalam.

Pandangan yang lebih kritis datang dari jurnalis Nerd Reactor, John Nguyen. Ia menilai film tersebut terasa datar dan belum mampu memaksimalkan seluruh potensi karakter Supergirl.

Sementara itu, Germain Lussier menganggap Supergirl sangat menghibur meski dampak emosionalnya belum menyamai Superman. Meski demikian, ia menilai hubungan antarkarakter dalam film ini lebih kompleks dan kaya emosi.

Supergirl menjadi salah satu proyek kunci dalam semesta DC yang tengah dibangun DC Studios. Film ini diharapkan memperluas dunia yang telah diperkenalkan melalui Superman sekaligus membuka jalan bagi karakter-karakter baru di proyek mendatang.

Kritikus Fay Watson dari Total Film menyebut Supergirl sebagai jenis film superhero yang ingin ia tonton saat remaja karena memadukan humor, emosi, dan petualangan secara seimbang.

Pendapat serupa disampaikan Fico Cangiano. Ia menilai Supergirl merupakan penerus yang solid bagi Superman dengan nuansa yang lebih serius dan emosional.

Film ini juga menjadi debut layar lebar Millie Alcock sebagai Kara Zor-El. Karakter Supergirl sendiri pertama kali diperkenalkan dalam komik DC pada 1959 sebagai sepupu Superman.

Dengan dominasi respons positif terhadap penampilan Millie Alcock dan Jason Momoa, Supergirl berpotensi menjadi salah satu film superhero yang paling banyak diperbincangkan saat memasuki musim tayang tahun ini.

Fokus cerita pada kehilangan, keluarga, dan pencarian makna rumah menjadi elemen yang membuat film ini menonjol di tengah persaingan film superhero modern.

Editor : Uray Ronald
#film Supergirl #Millie Alcock #kritik film Supergirl #Jason Momoa Lobo #DC Universe