Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Supergirl Cetak Rekor Kemitraan Promosi Warner Bros, Raup Nilai Media Lebih dari US$100 Juta

Uray Ronald • Selasa, 23 Juni 2026 | 06:29 WIB
Poster Film Supergirl.
Poster Film Supergirl.

 

PONTIANAK POST - Film Supergirl yang tayang pekan ini mencatat sejarah baru bagi Warner Bros dan DC Studios. Menjelang debutnya di bioskop, film tersebut menjadi proyek DC dengan jumlah kemitraan promosi terbesar yang pernah dibangun studio, melibatkan lebih dari 80 sponsor dan menghasilkan nilai media melebihi US$100 juta.

Pencapaian ini diumumkan Warner Bros Global Partnerships sebagai bagian dari strategi pemasaran global yang menargetkan perempuan muda dan keluarga.

Melalui kolaborasi dengan berbagai merek ternama, studio berupaya memperluas daya tarik semesta DC sekaligus menciptakan momentum budaya populer yang mampu menjangkau audiens baru.

Rekor Baru untuk Promosi Film Superhero

Menurut data yang diperoleh dari kampanye pemasaran resmi, lebih dari 80 mitra komersial terlibat dalam promosi Supergirl. Nilai media yang dihasilkan berasal dari pembelian iklan, eksposur di ruang ritel, hingga impresi kampanye digital dan televisi.

Sebanyak 65 mitra berasal dari pasar internasional, sementara 14 lainnya berasal dari Amerika Utara. Empat perusahaan memiliki cakupan kampanye global, yakni Samsung, OPI, American Airlines, dan Timex.

Merek-merek seperti Ulta Beauty, OPI, Joico, dan Kentucky Fried Chicken menjadi bagian dari jaringan sponsor yang membantu memperluas jangkauan promosi film ini.

Baca Juga: Film Supergirl Tuai Pujian, Millie Alcock Disebut Hidupkan Sisi Emosional Kara Zor-El

Mitra Lama Kembali Mendukung DC Studios

Salah satu indikator keberhasilan strategi pemasaran Warner Bros adalah kembalinya sejumlah mitra yang sebelumnya terlibat dalam promosi film Superman.

Timex, Samsung, American Airlines, dan Milk-Bone kembali bekerja sama dengan studio dalam kampanye Supergirl. Kehadiran sponsor lama menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap efektivitas promosi film-film DC Studios.

Milk-Bone bahkan kembali mendapatkan eksposur melalui kemunculan produk mereka di film yang disutradarai Craig Gillespie tersebut. Film ini sendiri diadaptasi dari novel grafis Supergirl: Woman of Tomorrow karya Tom King dan Bilquis Evely.

Strategi yang Menarik Perhatian Generasi Muda

Warner Bros menilai kemitraan dengan merek besar bukan sekadar alat pemasaran, melainkan sarana untuk menjangkau kelompok konsumen yang lebih luas.

Strategi serupa sebelumnya diterapkan pada film A Minecraft Movie. Dalam kampanye tersebut, McDonald's menghadirkan paket Happy Meal versi dewasa yang ditujukan kepada konsumen Generasi Z.

Menurut sumber industri, kolaborasi tersebut dilaporkan menghasilkan pendapatan sekitar US$700 juta bagi McDonald's.

Bukti Keberhasilan Kemitraan Film Warner Bros

Contoh lain datang dari perusahaan asuransi Progressive yang berkolaborasi dalam promosi film Superman. Kerja sama tersebut menjadi kolaborasi ketiga Progressive dengan Warner Bros setelah Barbie dan Beetlejuice Beetlejuice.

Dalam kampanye itu, perusahaan meluncurkan layanan baru berupa asuransi kecelakaan yang dipromosikan bersamaan dengan film yang dibintangi David Corenswet, Nicholas Hoult, dan Rachel Brosnahan.

Sumber industri menyebut penjualan produk tersebut melampaui target perusahaan dan menghasilkan pengembalian investasi hingga dua kali lipat sebelum film mencatat pembukaan domestik lebih dari US$125 juta.

Baca Juga: Bocoran Avengers: Doomsday Picu Kontroversi, Penampilan Captain America Jadi Sorotan Utama

Warner Bros Fokus pada Pengalaman Penonton

Co-Head of Global Marketing Warner Bros, Dana Nussbaum, mengatakan pendekatan perusahaan selalu berfokus pada kebutuhan audiens.

Menurutnya, studio berupaya membantu merek mempertahankan loyalitas pelanggan lama sekaligus menarik konsumen baru melalui pengalaman yang relevan dengan cerita film.

“Kami berkomitmen tidak hanya memperkuat loyalitas pelanggan yang sudah ada melalui pengalaman unik, tetapi juga menghadirkan pelanggan baru melalui cerita-cerita yang berani untuk mendorong pertumbuhan bisnis,” ujar Nussbaum dilansir Deadline.

Sementara itu, Senior Vice President Global Brand Partnerships Warner Bros, Julie Moore, menilai persaingan industri hiburan saat ini semakin padat sehingga kolaborasi merek harus mampu menonjol di tengah budaya populer.

“Kami ingin para mitra mampu menembus percakapan budaya dan tampil berbeda, sambil membantu mendorong penjualan tiket Supergirl,” kata Moore.

Prospek Box Office Supergirl

Di tengah kampanye pemasaran besar-besaran tersebut, Supergirl diproyeksikan meraih pendapatan pembukaan domestik antara US$50 juta hingga US$55 juta pada akhir pekan pertamanya.

Angka tersebut akan menjadi ujian penting bagi DC Studios dalam melanjutkan momentum yang sebelumnya dibangun melalui film-film superhero terbaru mereka.

Bagi Warner Bros, keberhasilan film ini tidak hanya diukur dari penjualan tiket, tetapi juga dari kemampuan membangun hubungan jangka panjang antara industri hiburan, merek global, dan jutaan penonton yang menjadi pusat dari seluruh strategi pemasaran tersebut.

Editor : Uray Ronald
#Supergirl #Warner Bros #DC Studios #sponsor Supergirl #box office Supergirl