PONTIANAK POST - Di balik kemewahan keluarga pemilik konglomerasi, tersimpan persaingan, ambisi, dan konflik yang tidak kalah rumit. Tema tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam drama Reborn Rookie.
Perebutan Tahta di Choiseong Group
Menjelang masa pensiun, Kang Yong-ho mulai mempertimbangkan siapa yang akan meneruskan kepemimpinan Choiseong Group.
Baca Juga: Kisah Bos Konglomerat Bertukar Jiwa dengan Pemuda Usia 25 Tahun
Keputusan itu memicu persaingan di antara anggota keluarga. Masing-masing memiliki ambisi untuk menguasai perusahaan yang telah dibangun Yong-ho dari nol.
Situasi semakin rumit karena berbagai persoalan internal juga bermunculan, mulai dari konflik kepentingan hingga perebutan saham.
Menyaksikan Keluarga dari Jarak Dekat
Setelah mengalami pertukaran jiwa, Yong-ho tidak bisa lagi menunjukkan identitas aslinya.
Baca Juga: Boyfriend on Demand, Romansa Virtual yang Sekaligus Menyindir Drama Korea
Dalam tubuh Hwang Jun-hyeon, ia hanya bisa menyaksikan anak-anaknya terlibat persaingan terbuka demi memperebutkan kursi kepemimpinan perusahaan. Ambisi, kecemburuan, dan luka lama yang selama ini tersimpan perlahan muncul ke permukaan.
Refleksi Seorang Ayah
Situasi tersebut membuat Yong-ho meninjau kembali berbagai keputusan yang pernah diambil selama hidupnya. Sebagai seorang ayah, ia mulai menyadari bahwa fokusnya yang terlalu besar terhadap perusahaan telah menciptakan jarak dengan keluarga.
Baca Juga: Tiga Pengacara Perempuan Bongkar Jaringan Prostitusi dalam Drama Korea Honour
Pengalaman itu mengubah tujuan hidupnya. Jika sebelumnya ia hanya ingin menyelamatkan Choiseong Group, kini ia juga ingin memperbaiki hubungan yang retak dengan orang-orang terdekatnya.
Bukan Sekadar Drama Bisnis
Reborn Rookie tidak hanya menyuguhkan intrik dunia korporasi. Drama ini juga menampilkan dinamika hubungan keluarga yang penuh emosi.
Konflik mengenai warisan, ambisi, dan hubungan orang tua-anak menjadi lapisan cerita yang memperkuat perjalanan Kang Yong-ho sepanjang serial. (*)
Editor : Chairunnisya