PONTIANAK POST - Supergirl mencatat pendapatan US$13 juta pada hari pertama penayangan global. Angka tersebut menjadi awal yang cukup menjanjikan bagi DC Studios dalam proyek kedua sejak dipimpin James Gunn dan Peter Safran.
Menurut laporan Deadline, US$7,8 juta dari total pendapatan berasal dari pasar domestik Amerika Utara melalui pemutaran khusus penggemar pada Rabu dan penayangan reguler mulai Kamis pukul 15.00 waktu setempat. Sisanya, US$5,2 juta, berasal dari pasar internasional.
Debut Lebih Baik dari Sejumlah Film DC dan Marvel
Perolehan pratinjau Supergirl melampaui The Marvels yang mengumpulkan US$6,6 juta pada sesi preview serta Black Adam dengan US$7,6 juta.
Namun, capaian tersebut masih berada di bawah The Flash yang mencatat US$9,7 juta pada penayangan awalnya.
DC Studios berharap Supergirl mampu menembus pendapatan pembukaan global lebih dari US$80 juta. Film ini diputar di sekitar 46.000 layar yang tersebar di 77 negara.
China dan Jepang mulai menayangkan film tersebut pada hari yang sama, sementara Prancis dan Belgia dijadwalkan menyusul pada pekan berikutnya.
Baca Juga: Musim Kedua 'Avatar: The Last Airbender' Angkat Sisi Tersembunyi Aang, Zuko, dan Toph
Prediksi Pembukaan Sedikit Meleset
Proyeksi pendapatan akhir pekan di Amerika Utara kini berada di kisaran US$40 juta hingga mendekati US$50 juta, sedikit lebih rendah dibanding perkiraan awal.
Biaya produksi film diperkirakan mencapai sekitar US$170 juta, meski sejumlah sumber menyebut angkanya bisa mencapai US$186 juta.
Di sisi lain, respons penonton terbilang cukup positif. Skor audiens di Rotten Tomatoes mencapai 77 persen, lebih tinggi dibanding The Flash (63 persen), Shazam: Fury of the Gods (49 persen), serta Joker: Folie à Deux (31 persen).
Baca Juga: Supergirl Cetak Rekor Kemitraan Promosi Warner Bros, Raup Nilai Media Lebih dari US$100 Juta
Jackass dan Scary Movie Ikut Ramaikan Box Office
Sementara itu, film Jackass: Best and Last produksi Paramount mengumpulkan US$1,2 juta dari sesi preview di lebih dari 2.450 bioskop.
Film tersebut diperkirakan meraih sekitar US$10 juta pada pekan pembukaan di Amerika Utara. Selain itu, Jackass juga mulai tayang di 19 negara, termasuk Jerman, Italia, Meksiko, Spanyol, dan Inggris.
Enam pasar lainnya, termasuk Australia, dijadwalkan mulai menayangkan film tersebut pada 2 Juli.
Scary Movie Tembus US$200 Juta Global
Kabar positif lainnya datang dari Scary Movie produksi Paramount Pictures dan Miramax.
Film komedi berperingkat dewasa itu berhasil melampaui US$100 juta di box office domestik Amerika Serikat. Pencapaian tersebut menjadikannya film komedi berating R pertama yang mencapai tonggak tersebut sejak Girls Trip pada 2017.
Secara global, Scary Movie kini telah mengumpulkan sekitar US$208,5 juta, terdiri atas US$100,5 juta dari Amerika Utara dan US$108 juta dari pasar internasional.
Baca Juga: Film Supergirl Tuai Pujian, Millie Alcock Disebut Hidupkan Sisi Emosional Kara Zor-El
Keberhasilan tersebut juga membuat total pendapatan waralaba Scary Movie menembus US$1 miliar di seluruh dunia.
Debut Supergirl menjadi perhatian besar karena film ini merupakan bagian penting dari arah baru DC Studios di bawah kepemimpinan James Gunn dan Peter Safran.
Meski belum mencetak rekor pembukaan, capaian hari pertama menunjukkan masih besarnya minat penonton terhadap semesta DC. Performa pada akhir pekan pertama diperkirakan akan menjadi penentu apakah Supergirl mampu menjadi fondasi kuat bagi fase baru DC Studios.*
Editor : Uray Ronald