PONTIANAK POST – Film animasi terbaru Minions & Monsters resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 30 Juni–1 Juli 2026, termasuk di jaringan XXI, CGV, dan Cinépolis. Kehadiran film produksi Illumination dan Universal Pictures ini menjadi salah satu tontonan keluarga yang paling dinantikan untuk mengisi masa liburan sekolah anak-anak.
Berbeda dari film-film Minions sebelumnya yang identik dengan sosok Gru, kali ini cerita membawa para Minions ke Hollywood era 1920-an, saat industri film bisu sedang berjaya. Mereka secara tak sengaja terlibat dalam dunia perfilman dan berambisi membuat film monster sendiri dengan mencari makhluk-makhluk unik sebagai pemeran utama.
Sinopsis Singkat
Dalam petualangan terbaru ini, dua Minion bernama James dan Henry bermimpi menjadi pembuat film. Setelah popularitas mereka meredup akibat hadirnya film bersuara (talkies), keduanya mencoba menyelamatkan karier dengan membuat film horor spektakuler berjudul Minions y Monstras.
Misi tersebut membawa mereka bertemu berbagai monster lucu sekaligus berbahaya, hingga akhirnya berkembang menjadi petualangan besar untuk menyelamatkan dunia. Cerita dipenuhi humor khas Minions, aksi slapstick, serta referensi terhadap sejarah perfilman klasik.
Baca Juga: Nostalgia dan Inovasi Visual Jadi Kekuatan Toy Story
Ulasan Film
Alih-alih hanya mengandalkan kelucuan para Minion, Minions & Monsters menghadirkan konsep yang lebih segar.
Sutradara Pierre Coffin memadukan komedi khas Minions dengan penghormatan terhadap sejarah perfilman Hollywood. Penonton dewasa akan menemukan banyak referensi film klasik seperti karya Georges Méliès, Citizen Kane, hingga era film bisu, sementara anak-anak tetap disuguhi aksi konyol yang mudah dipahami.
Animasi tampil sangat detail dengan warna-warna cerah khas Illumination. Durasi sekitar 90 menit terasa pas untuk penonton keluarga tanpa membuat anak-anak cepat bosan.
Kehadiran karakter baru seperti Goomi juga memberi warna berbeda dibanding film Minions sebelumnya. Humor visual tetap menjadi kekuatan utama, sementara konflik berkembang lebih emosional dibanding seri-seri terdahulu.
Baca Juga: Persaingan Mainan dan Teknologi Jadi Tema Utama Toy Story 5
Cocokkah Ditonton Anak-anak?
Secara umum, ya.
Film ini memperoleh klasifikasi PG (Parental Guidance) di pasar internasional. Artinya, film aman ditonton anak-anak dengan pendampingan orang tua, terutama bagi anak usia di bawah tujuh tahun karena terdapat beberapa adegan aksi, monster, dan humor "seram" yang dibuat ringan.
Nilai positif film ini antara lain:
- Humor visual yang mudah dipahami anak-anak.
- Mengangkat tema kreativitas, kerja sama, dan pantang menyerah.
- Tidak mengandung kekerasan berat maupun tema dewasa.
- Visual penuh warna yang menarik perhatian anak.
Orang tua juga dapat menikmati banyak referensi perfilman klasik yang sengaja disisipkan pembuat film.
Respons Kritikus
Tanggapan kritikus terhadap Minions & Monsters cukup beragam.
New York Post menyebut film ini sebagai film Minions terbaik sejauh ini karena berhasil menjadi penghormatan yang cerdas terhadap Hollywood klasik sekaligus tetap menghibur anak-anak.
Baca Juga: Jessie Jadi Tokoh Utama, Toy Story 5 Hadirkan Perspektif Baru
Sementara Associated Press menilai film ini terlalu padat referensi dunia perfilman sehingga sebagian anak mungkin tidak memahami seluruh leluconnya. Namun AP tetap mengakui visual dan energinya sangat menghibur.
Sejumlah ulasan awal yang dihimpun CinemaBlend juga menunjukkan mayoritas kritikus memberikan respons positif dan menyebut film ini sebagai salah satu seri Minions paling kreatif dalam beberapa tahun terakhir.
Rating Pontianak Post
| Aspek | Nilai |
|---|---|
| Cerita | ⭐⭐⭐⭐☆ (4/5) |
| Humor | ⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5) |
| Animasi | ⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5) |
| Hiburan keluarga | ⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5) |
| Nilai edukatif | ⭐⭐⭐⭐☆ (4/5) |
Rating keseluruhan: ⭐ 4,5/5
Layak Ditonton Saat Liburan Sekolah?
Sangat layak.
Bagi keluarga yang mencari hiburan ringan selama liburan sekolah, Minions & Monsters menjadi salah satu pilihan terbaik di bioskop saat ini. Film ini berhasil menghadirkan kombinasi humor khas Minions, animasi berkualitas tinggi, petualangan seru, serta pesan mengenai kreativitas dan kerja sama yang mudah diterima anak-anak maupun orang dewasa.
Dengan durasi yang tidak terlalu panjang dan klasifikasi PG, film ini cocok dijadikan agenda menonton bersama keluarga selama masa liburan sekolah. (*)
Editor : Efprizan