PONTIANAK POST - Proses syuting One Piece Season 3 produksi Netflix resmi selesai setelah berlangsung sekitar tujuh bulan di Afrika Selatan. Rampungnya produksi menjadi tonggak penting sebelum serial live-action tersebut memasuki tahap pascaproduksi menuju jadwal tayang pada 2027.
Netflix juga merilis foto resmi pertama untuk menandai berakhirnya proses produksi. Produksi musim ketiga dimulai sekitar akhir November dan diselesaikan setelah melalui sejumlah penyesuaian jadwal.
Sebagian waktu produksi juga digunakan untuk mendukung kegiatan promosi musim kedua yang berlangsung pada awal tahun ini.
Dengan berakhirnya proses pengambilan gambar, tim produksi kini memasuki tahap pascaproduksi yang mencakup penyuntingan, efek visual, serta penyempurnaan audio sebelum serial dirilis kepada publik.
Baca Juga: Aksi Luffy dan Kru Lama Kembali Warnai One Piece Musim Kedua
Pemeran Utama Kembali Memerankan Karakter Ikonik
Penggemar kembali akan menyaksikan para pemeran utama sebagai kru Bajak Laut Topi Jerami. Iñaki Godoy tetap memerankan Monkey D. Luffy, Emily Rudd sebagai Nami, Mackenyu sebagai Roronoa Zoro, Jacob Romero Gibson sebagai Usopp, dan Taz Skylar sebagai Sanji.
Selain itu, Charithra Chandran kembali tampil sebagai Nefertari Vivi. Mikaela Hoover juga kembali mengisi suara Tony Tony Chopper.
Arc Arabasta Hadirkan Deretan Karakter Baru
Musim ketiga akan memperkenalkan sejumlah karakter baru yang memiliki peran penting dalam kisah Arc Arabasta. Joe Manganiello bergabung sebagai Sir Crocodile, tokoh antagonis utama yang memimpin organisasi Baroque Works.
Lera Abova kembali memerankan Nico Robin, sementara Sendhil Ramamurthy tampil sebagai Nefertari Cobra, ayah dari Vivi.
Baca Juga: Kemunculan Karakter Baru Perluas Konflik Dunia One Piece
Pendatang Baru Lengkapi Semesta One Piece
Sejumlah aktor baru juga bergabung dalam serial ini. Xolo Maridueña memerankan Portgas D. Ace, Cole Escola menjadi Bon Clay, Awdo Awdo tampil sebagai Mr. 1, dan Daisy Head memerankan Miss Doublefinger.
Kehadiran karakter-karakter tersebut memperluas dunia One Piece sekaligus menjadi bagian penting dalam konflik yang akan dihadapi kru Bajak Laut Topi Jerami.
Arc Arabasta Jadi Fokus Cerita
Musim ketiga akan mengadaptasi Arc Arabasta, salah satu alur cerita yang paling dikenal dalam manga dan anime One Piece. Kisah ini mengikuti perjalanan Luffy dan rekan-rekannya saat berusaha menghentikan perang saudara di Kerajaan Arabasta.
Di tengah konflik tersebut, kru Bajak Laut Topi Jerami harus menggagalkan rencana Baroque Works yang dipimpin Sir Crocodile. Pertarungan tersebut menjadi salah satu tantangan terbesar yang pernah dihadapi Luffy dan kawan-kawan.
"Mencapai Arc Alabasta merupakan impian tim kami sejak serial live-action dimulai. Kami tidak sabar membawa penonton menuju Alabasta," ujar Joe Tracz dan Ian Stokes, co-showrunner sekaligus produser eksekutif One Piece Season 3.
Baca Juga: Musim Kedua 'Avatar: The Last Airbender' Angkat Sisi Tersembunyi Aang, Zuko, dan Toph
Tayang di Netflix pada 2027
Setelah proses syuting selesai, perhatian kini beralih ke tahap pascaproduksi yang akan menentukan kualitas visual dan efek khusus serial tersebut.
Netflix menjadwalkan One Piece Season 3 tayang pada 2027, sekaligus melanjutkan petualangan Bajak Laut Topi Jerami dalam adaptasi live-action yang dinantikan para penggemar di seluruh dunia. *
Editor : Uray Ronald