PONTIANAK POST - Perjalanan Aang sebagai Avatar memasuki babak baru yang lebih berat pada musim kedua serial live-action Avatar: The Last Airbender.
Setelah kemenangan pahit di Kutub Utara, Aang bersama Katara dan Sokka meninggalkan Suku Air Utara untuk mencari dukungan Raja Bumi dalam perang melawan Raja Api Ozai.
Mencari Guru Earthbending
Dilansir dari Jawapos, di tengah perang yang semakin meluas, Aang menyadari bahwa ia harus segera menguasai pengendalian tanah (earthbending), elemen berikutnya yang wajib dikuasai sebagai Avatar.
Baca Juga: Musim Kedua 'Avatar: The Last Airbender' Angkat Sisi Tersembunyi Aang, Zuko, dan Toph
Pencarian itu membawanya bertemu Toph Beifong (Miyako), gadis tunanetra yang dikenal sebagai salah satu pengendali tanah paling hebat di dunia.
Meski bertubuh kecil, Toph memiliki kekuatan luar biasa serta karakter keras kepala yang segera mengubah dinamika kelompok.
Kerajaan Bumi Dilanda Perang
Bersama anggota baru tersebut, Tim Avatar menjelajahi berbagai wilayah Kerajaan Bumi yang porak-poranda akibat perang.
Baca Juga: Avatar 4 dan Avatar 5 Segera Digarap, James Cameron Pangkas Biaya dan Waktu Produksi
Di setiap kota yang mereka singgahi, dampak konflik semakin terasa. Harapan masyarakat mulai memudar, sementara kekuasaan Negara Api terus meluas.
Rahasia Ba Sing Se Terungkap
Perjalanan akhirnya membawa mereka ke Ba Sing Se, ibu kota Kerajaan Bumi yang selama ini dikenal sebagai benteng terakhir perlawanan terhadap Negara Api.
Dari luar, kota bertembok raksasa itu tampak aman dan makmur. Namun, di balik kemegahannya tersimpan berbagai rahasia.
Saat tiba di sana, Aang dan teman-temannya menemukan bahwa pemerintah kota berusaha menutupi kenyataan tentang perang. Masyarakat dipaksa hidup seolah konflik tidak pernah terjadi.
Di balik semua itu, organisasi rahasia Dai Li mengendalikan banyak keputusan penting dan menjaga agar rahasia tersebut tetap tersembunyi.
Musim Ditutup dengan Cliffhanger
Final musim berlangsung dalam pertempuran besar di Ba Sing Se.
Toph menemukan kemampuan baru yang revolusioner, yaitu metal bending, yang memungkinkannya mengendalikan logam.
Baca Juga: Semesta Avatar Diperluas, James Cameron Siapkan Serial Animasi dan Film Streaming Bertema Pandora
Sementara itu, musim kedua versi live-action Netflix berakhir dengan cliffhanger yang lebih gelap dibanding versi animasi.
Setelah pertarungan besar dan upaya penyelamatan teman-temannya, Aang tampak tumbang akibat serangan Azula.
Musim ditutup dengan Katara berusaha menyembuhkannya, sementara nasib Avatar dibiarkan menggantung sebagai penghubung menuju musim ketiga yang akan menjadi penutup serial ini. (*)
Editor : Chairunnisya