PONTIANAK POST - Setelah cukup lama tidak merilis karya solo baru, Tulus akhirnya kembali menyapa pendengar.
Pada Selasa (30/6), penyanyi dan penulis lagu tersebut resmi meluncurkan single Teh Hijau, yang menjadi rilisan pertamanya sejak album Manusia pada 2022.
Berbeda dengan sejumlah lagu sebelumnya, Teh Hijau menghadirkan perpaduan aransemen musik yang hangat dan ceria dengan lirik yang mengangkat tema kehampaan, kehilangan arah, serta penerimaan terhadap perasaan tersebut sebagai bagian dari perjalanan hidup.
Baca Juga: Ketika Tulus Bercerita tentang Gajah
Mengangkat Tema Kehampaan dan Penerimaan
Melalui keterangan resminya, Tulus menjelaskan makna yang ingin disampaikan lewat lagu barunya.
’’Lagu ini tentang rasa hampa yang tidak didesak hilang, melainkan diterima sebagai bagian dari perjalanan hidup,’’ ujar Tulus.
Pesan tersebut menjadi benang merah dalam Teh Hijau, yang mengajak pendengar untuk berdamai dengan emosi yang kerap hadir dalam kehidupan.
Baca Juga: Tulus Gambarkan Ragam Rasa Manusia di Album Baru
Tulus Tulis Sendiri Lirik dan Melodi
Dalam proses kreatifnya, Tulus menulis sendiri lirik sekaligus melodi lagu tersebut.
Untuk proses produksi, ia menggandeng Yoseph Sitompul sebagai produser sekaligus penata aransemen musik.
Rekaman vokal dilakukan di Yoseph Sitompul Music Mobile Studio yang berlokasi di Studio Tiga Dua 1, Tangerang Selatan, serta melibatkan proses produksi di ArtSound Studio.
Baca Juga: Dari Najwa Shihab hingga Tulus, Ramaikan Festival Generasi Happy Hari ini
Simbol Ketenangan dan Harapan
Melalui Teh Hijau, Tulus menghadirkan lagu yang mengajak pendengar berdamai dengan berbagai emosi dalam kehidupan.
Judul lagu dipilih sebagai simbol ketenangan, refleksi, sekaligus harapan bagi mereka yang tengah melewati masa-masa sulit.
Selain merilis versi audio di berbagai platform musik digital, Tulus juga menghadirkan video lirik resmi yang dapat disaksikan melalui kanal YouTube miliknya. (*)
Editor : Chairunnisya