PONTIANAK POST - Pengakuan Fangfang terkait pernikahan siri dengan Vicky Prasetyo menjadi perhatian publik setelah ia mengungkap alasan di balik penundaan akad nikah. Di tengah polemik yang berkembang, Fangfang menyebut pernikahan siri baru dilangsungkan setelah janin dalam kandungannya dipastikan memiliki detak jantung.
Menurut Fangfang, pernikahan siri dengan Vicky Prasetyo berlangsung pada 24 Februari 2026 saat usia kehamilannya telah memasuki beberapa bulan. Ia mengatakan keputusan tersebut merupakan permintaan Vicky yang ingin memastikan kondisi janin benar-benar hidup sebelum akad nikah dilaksanakan.
Baca Juga: Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Ini Nama Indahnya
Pengakuan Fangfang soal Alasan Pernikahan Siri Ditunda
Fangfang menjelaskan bahwa dirinya telah hamil sebelum pernikahan siri dilaksanakan. Ia mengaku Vicky Prasetyo meminta agar akad nikah dilakukan setelah dokter memastikan janin telah memiliki detak jantung.
"Karena saya hamil duluan, waktu itu ketika mau menikah, VP memastikan bayi yang ada di kandungan saya ini benar-benar sudah ada detak jantungnya. Jadi menunggu anak ini ada nyawanya, ada detak jantungnya dulu, baru kita menikah," ungkap Fangfang di Jakarta Selatan.
Fangfang Sebut Vicky Menginginkan Anak Sejak Awal
Fangfang juga mengungkapkan bahwa pada awal kehamilan, Vicky Prasetyo menunjukkan sikap antusias dan bertanggung jawab. Menurutnya, keinginan memiliki anak telah beberapa kali disampaikan Vicky kepada orang-orang terdekat sebelum kehamilannya diketahui.
"VP sering mengatakan ke teman-teman saya pengin punya anak dari Fangfang. Jadi, anak itu memang dia yang mau juga. Sejak awal dia tahu anak ini memang anaknya," kata Fangfang.
Baca Juga: Al Ghazali Pilih Urus Anak Tanpa Babysitter demi Bangun Bonding
Tudingan Penelantaran Muncul Saat Kehamilan Memasuki Usia Tua
Memasuki usia kehamilan yang telah tua, Fangfang kemudian membuat pengakuan yang memicu perhatian publik. Ia mengaku ditelantarkan oleh Vicky Prasetyo dan menyebut harus meminta terlebih dahulu kepada suaminya untuk memperoleh nafkah.
Pengakuan tersebut memunculkan polemik karena menyangkut kondisi seorang ibu hamil yang membutuhkan dukungan secara ekonomi maupun emosional. Isu ini kemudian menjadi perhatian warganet dan memicu beragam tanggapan.
Vicky Prasetyo Membantah Tuduhan Penelantaran
Vicky Prasetyo membantah telah menelantarkan Fangfang melalui klarifikasi yang diunggah di akun media sosialnya. Ia menegaskan tetap menjalankan tanggung jawab dengan memberikan nafkah secara rutin.
Sebagai bentuk klarifikasi, Vicky mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang disebut menunjukkan bukti transfer nafkah kepada Fangfang.
"Sebenarnya malas klarifikasi apapun berita sejauh ini ... Tapi yang aneh komunikasi baik-baik saja dan besar atau kecil selalu kirim nafkah dan video call baik-baik. Tiba-tiba nangis nangis ditelantarkan," ujar Vicky Prasetyo.
Hingga kini, pernyataan Fangfang dan klarifikasi Vicky Prasetyo menunjukkan adanya perbedaan versi terkait kehidupan rumah tangga mereka. Belum ada keterangan lain yang dapat menguatkan salah satu pihak di luar pengakuan dan bukti yang telah disampaikan masing-masing.(jp)
Editor : Uray Ronald