Berawal dari Obrolan Sahabat, Siniar Sini, Sis! Kini Diminati Banyak Pendengar

Chairunnisya • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 08:00 WIB
Hannah Al Rashid (DOKUMENTASI HANNAH AL RASHID)
Hannah Al Rashid (DOKUMENTASI HANNAH AL RASHID)

PONTIANAK POST - Membuka ruang percakapan yang jujur sering kali menjadi cara paling efektif untuk membangun kedekatan dengan audiens.

Hal itulah yang dirasakan aktris Hannah Al Rashid melalui siniar Sini, Sis! yang digagas bersama Nadine Alexandra.

Selain aktif di dunia seni peran, pemeran film Tukar Takdir itu juga konsisten menyuarakan isu gender dan perempuan melalui aktivitas sosial, media sosial, hingga siniar.

Baca Juga: V BTS Ungguli Jungkook, Raih Peringkat Pertama Artis K-Pop Terbaik dari Jajak Pendapat

Dilansir dari Jawapos, Hannah berbagi cerita tentang awal mula, proses kreatif, hingga rencana pengembangan Sini, Sis!.

Berawal dari Keraguan, Lalu Memberanikan Diri

Hannah mengungkapkan bahwa ide membuat siniar sebenarnya sudah muncul sekitar dua tahun lalu. Namun, saat itu ia masih ragu untuk memulainya.

"Sebenarnya kami mulai merencanakan dua tahun lalu. Saya dan Nadine sudah berteman lama. Awalnya saya masih ragu untuk bikin siniar. Tapi, Nadine bilang, 'Ini cowok-cowok aja bisa percaya diri bikin podcast, masa kita nggak, sih?'. Ya dari situlah kami berdua memulai Sini, Sis!. Baru mulai awal tahun ini," ungkapnya.

Cerita Personal Jadi Kekuatan

Baca Juga: Enam Film Indonesia Lolos Seleksi Resmi Bucheon International Fantastic Film Festival 2026

Sejak awal, Hannah dan Nadine memang sepakat menjadikan pengalaman pribadi sebagai fondasi utama setiap pembahasan.

"Betul. Siniar ini adalah ruang bagi kami menuangkan pengalaman dan perasaan. Kami memilih topik yang kami rasa penting, lalu disampaikan secara santai. Tidak intimidatif dan, ya, kami menunjukkan nuansa sisters atau persaudaraan perempuan di antara kami," jelasnya.

Menurut Hannah, pendekatan yang apa adanya justru membuat banyak pendengar merasa dekat dengan isi percakapan mereka.

Baca Juga: Morgan Oey Kaget Dipilih Menjadi Duta Festival Film Indonesia 2026

"Alhamdulillah, ternyata relate dan nyambung dengan banyak orang, ya. Apalagi audiens perempuan. Mungkin karena kami menyampaikan dengan cara yang unpolished, apa adanya. Peralatan kami pun apa adanya. Ya bisa dibilang Sini, Sis! ini podcast UMKM, haha," tuturnya sembari tertawa.

Salah satu episode yang paling banyak mendapat respons membahas pengalaman menjadi anak perempuan di dalam keluarga.

"Salah satu topik kami, tentang bagaimana menjadi anak perempuan di keluarga, jadi salah satu yang relate dengan banyak orang. Itu bahkan jadi tempat komentar dan curahan hati mereka," katanya.

Berangkat dari Pengalaman dan Observasi

Di balik setiap episode, Hannah mengatakan seluruh tim lebih dulu berdiskusi untuk menentukan tema yang akan dibahas.

Baca Juga: Ghost in the Cell Tembus 86 Negara, Rekor Baru Film Indonesia

"Kami berdiskusi dengan produser kami, Patty. Kami cari apa yang mau disampaikan, cari angle menariknya. Bahannya dari observasi dan pengalaman kami. Kami lalu coba cari sisi konstruktif dari apa yang mau kami sampaikan," ujarnya.

Baginya, siniar tersebut bukan sekadar tempat berbagi cerita, tetapi juga ruang untuk menghadirkan perspektif yang membangun.

Ingin Merawat Ruang Aman

Hannah berharap Sini, Sis! dapat menjadi ruang aman bagi perempuan untuk saling terhubung dan berbagi pengalaman.

Baca Juga: Kementerian Kebudayaan Dorong Sineas Muda Tembus Industri Film Global Lewat Next Step Studio Indonesia dan Kolaborasi Internasional

"Kami mau merawat ruang aman berkomunitas. Kami sadar, orang sekarang ingin mencari koneksi di ruang digital," kata Hannah.

Semangat itu kemudian diwujudkan melalui kegiatan luring yang mempertemukan para pendengar secara langsung.

"Iya, kami merasa perlu ada ruang nyata untuk bertemu dan mengobrol dengan banyak orang dan teman-teman baru. Senang sekali melihat antusiasme audiens yang datang. Diskusi benar-benar berjalan dua arah," ungkapnya.

Baca Juga: Jumbo Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Bakal Tayang di 17 Negara Lintas Benua Bulan Ini!

Season Kedua Sedang Disiapkan

Meski musim pertama telah berakhir, perjalanan Sini, Sis! belum berhenti. Hannah memastikan mereka tengah menyiapkan musim kedua dengan berbagai evaluasi dari pengalaman sebelumnya.

"Rencananya ada season 2. Kami bersyukur karena ini semua kami lakukan sendiri, tanpa bujet besar, tanpa ada investasi besar. Kami sudah mengevaluasi dan akan berstrategi untuk tahap selanjutnya," pungkasnya. (*)

Editor : Chairunnisya
hannah al rashid artis indonesia Nadine Alexandra film indonesia siniar