PONTIANAK POST — Unggahan keluhan seorang pelanggan yang memesan menu Ayam Goreng Basah milik selebritas Aldi Taher mendadak ramai menjadi perbincangan hangat di media sosial. Perhatian publik dan netizen tertuju pada permohonan pengembalian dana (refund) yang diajukan oleh pemesan, meskipun seluruh pesanan dilaporkan telah diterima dan dikonsumsi.
Peristiwa ini bermula saat pemilik akun Threads @chandrixxx membagikan pengalamannya membeli sebanyak 200 paket Ayam Goreng Basah untuk kebutuhan acara di kantornya. Namun, rasa kecewa muncul setelah mendapati kemasan makanan yang tiba di lokasi sama sekali tidak menampilkan logo maupun identitas merek Ayam Goreng Basah Aldi Taher.
Pelanggan menilai perubahan desain kemasan polos tersebut tidak pernah diinformasikan oleh pihak pengelola sebelumnya. Padahal, keputusan memesan dalam jumlah besar didasari oleh rasa percaya terhadap rekam jejak dan nama besar merek milik artis tersebut.
Menanggapi keluhan yang kian liar di media sosial, Aldi Taher sempat memberikan respons singkat dengan menawarkan kesempatan kepada pelanggan untuk datang menemui dirinya di belakang panggung (backstage) saat ia tampil. Kendati demikian, tawaran tersebut dinilai oleh pemesan belum menyentuh dan menjawab inti permasalahan utama.
Pemilik akun Threads tersebut kemudian secara terbuka meminta kejelasan solusi berupa pengembalian dana atau bentuk kompensasi lain yang dianggap sepadan. Ia menekankan bahwa ratusan porsi makanan tersebut diperuntukkan bagi agenda resmi instansi/kantor, bukan sekadar untuk konsumsi pribadi.
Tuntutan refund ini tak pelak memicu silang pendapat dan perdebatan sengit di kolom komentar. Sejumlah warganet melontarkan kritik dan mempertanyakan etika pengajuan pengembalian uang jika seluruh hidangan pada dasarnya sudah diterima dan dihabiskan oleh para tamu acara. Menurut pandangan publik, kendala estetika kemasan semestinya dapat diselesaikan melalui skema ganti rugi atau kompensasi alternatif tanpa harus mengembalikan seluruh biaya pembelian.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi lanjutan apakah manajemen Ayam Goreng Basah Aldi Taher akan mengakomodasi bentuk kompensasi lain untuk menyelesaikan polemik tersebut secara kekeluargaan. (*)
Editor : Rafael B. Junior