PONTIANAK POST — Dunia musik Indonesia berduka. Trisno PAS Band meninggal dunia pada Sabtu (1/8) di usia 55 tahun setelah mengalami gagal ginjal.
Musisi bernama lengkap Bambang Sutrisno alias Trisnoize atau Trisno itu mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.17 WIB. Sebelum meninggal, bassist PAS Band tersebut sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina Bandung.
Kondisi Kesehatan Menurun dalam Beberapa Bulan Terakhir
Drummer PAS Band, Sandy, mengatakan kondisi kesehatan sahabatnya itu mulai menurun dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut Sandy, sekitar dua pekan sebelum meninggal, pihaknya mendapat kabar bahwa Trisno mengalami sakit saat berada di tempat kosnya. Namun, Trisno dikenal sebagai sosok yang sering menahan rasa sakit dan enggan segera memeriksakan diri.
“Dua minggu yang lalu kami dapat kabar Trisno sakit di kosannya, pusing kepalanya. Tapi seperti biasa, dia nggak mau periksa, semua dirasain sendiri,” ujar Sandy.
Gagal Ginjal Diketahui Setelah Pemeriksaan Medis
Setelah dibujuk oleh rekan-rekannya, Trisno akhirnya menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, diketahui fungsi ginjalnya sudah mengalami penurunan berat.
“Pas dicek akhirnya ketahuan gagal ginjal. Sudah tinggal 5 persen,” kata Sandy.
Sandy mengungkapkan, kondisi kesehatan Trisno sebenarnya sudah menjadi perhatian sejak sekitar empat tahun terakhir. Ia beberapa kali mengingatkan rekannya tersebut untuk memeriksakan kondisi ginjal.
Sempat Mengalami Bengkak pada Kaki
Menurut Sandy, Trisno juga sempat mengalami sejumlah tanda gangguan kesehatan. Salah satunya adalah kaki yang mulai membengkak.
Trisno juga disebut mengonsumsi obat secara rutin karena kondisi kesehatannya.
“Trisno itu minum obat terus. Takut, minum obat lagi. Kakinya mulai bengkak. Beberapa kali pas manggung saya ingetin buat cek ginjal,” tutur Sandy.
Jejak Trisno Bersama PAS Band
Kepergian Trisno meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar PAS Band. Sebagai bassist, Trisno menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang grup musik asal Bandung tersebut.
Karya dan kontribusinya bersama PAS Band menjadi bagian dari perjalanan musik rock Indonesia yang telah bertahan selama puluhan tahun.
Trisno Dimakamkan di Bandung
Jenazah Trisno telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikutra, Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/8).
Kepergian sang bassist menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan, terutama pemeriksaan dini ketika muncul tanda-tanda gangguan pada tubuh. *
Editor : Aristono Edi Kiswantoro