PONTIANAK POST - Sebuah film horor tidak hanya dinilai dari seberapa mengerikan terornya, tetapi juga bagaimana cerita mampu membangun emosi penonton.
Evil Dead Burn mencoba menghadirkan pengalaman berbeda dengan menggabungkan kengerian Deadite, konflik keluarga, serta trauma masa lalu yang dialami karakter utamanya.
Film terbaru franchise Evil Dead ini menawarkan perpaduan antara drama dan horor. Namun, seperti banyak film dengan pendekatan cerita kompleks, Evil Dead Burn juga memiliki sejumlah kekuatan sekaligus kelemahan dalam penyajiannya.
Baca Juga: Film Evil Dead Burn Hadirkan Teror Deadite Lewat Drama Keluarga dan Trauma
Drama Keluarga Menjadi Kekuatan Cerita
Jawapos mengulas salah satu hal yang menarik dari Evil Dead Burn adalah keberaniannya menjadikan hubungan keluarga sebagai bagian penting dari cerita.
Film ini tidak langsung menghadirkan teror supranatural sejak awal, tetapi terlebih dahulu membangun konflik antara Alice dan keluarga suaminya, William.
Rasa kehilangan setelah kematian William, hubungan yang penuh ketegangan, serta trauma yang belum selesai menjadi fondasi emosional sebelum Deadite muncul.
Baca Juga: Fiki Naki Cerita Perjuangan Debut Akting Lewat Film Horor Paket Santet
Kondisi tersebut membuat Alice tidak hanya berjuang melawan kekuatan jahat, tetapi juga menghadapi masalah personal yang membuat perjalanannya terasa lebih berat.
Alice Menghadapi Dua Ancaman Sekaligus
Sebagai karakter utama, Alice harus menghadapi dua bentuk ancaman. Ancaman pertama berasal dari roh jahat yang merasuki tubuh William dan mulai menebar teror.
Ancaman kedua datang dari hubungan keluarga William yang manipulatif serta pengalaman traumatis dalam pernikahannya. Perpaduan dua konflik tersebut memberikan dimensi lebih pada karakter Alice.
Baca Juga: Film Obsession Suguhkan Horor Psikologis dengan Nuansa Gelap yang Konsisten
Ketakutan yang ia alami bukan hanya berasal dari sesuatu yang tidak terlihat, tetapi juga dari luka emosional yang masih membekas.
Dialog Menjadi Bagian Penting
Kekuatan lain dari film ini terlihat dari cara sutradara Sebastien Vanicek dan penulis naskah Florent Bernard membangun percakapan antar karakter.
Dialog mengenai keluarga, hubungan toksik, dan ikatan darah menjadi bagian yang memperkuat makna emosional cerita.
Konflik verbal yang terjadi sebelum teror supranatural muncul membantu menciptakan suasana tidak nyaman sekaligus meningkatkan ketegangan.
Baca Juga: Cerita Mistis Nirina Zubir, Sosok Misterius Muncul di Foto Syuting Film Horor
Salah satunya terlihat melalui adegan meja makan ketika reuni keluarga yang seharusnya menjadi momen kebersamaan justru berubah menjadi situasi penuh tekanan.
Bagian Awal Bisa Terasa Lambat
Meski memiliki kekuatan pada sisi drama, pendekatan tersebut juga menjadi tantangan bagi sebagian penonton.
Bagi mereka yang kurang menyukai drama keluarga, bagian awal Evil Dead Burn dapat terasa berjalan lambat karena film membutuhkan waktu untuk membangun hubungan antar karakter.
Baca Juga: Film Horor Tak Melulu Hantu, Monster Pabrik Rambut Angkat Teror Eksploitasi Pekerja
Selain itu, hubungan antar tokoh dinilai belum sepenuhnya berkembang karena cerita bergerak cukup cepat menuju elemen horor.
Teror khas Evil Dead baru terasa semakin kuat ketika film memasuki bagian pertengahan hingga akhir.
Membutuhkan Pengetahuan Film Sebelumnya
Bagi penonton yang belum mengikuti instalasi sebelumnya, terutama Evil Dead Rise (2023), beberapa bagian awal dan adegan post-credit scene berpotensi terasa membingungkan.
Baca Juga: Febby Rastanty Alami Kejadian Mistis di Film Horor Terbarunya
Sejumlah karakter dan elemen cerita membutuhkan pemahaman dari film sebelumnya agar lebih mudah dipahami.
Hal tersebut dapat menjadi tantangan bagi penonton baru yang langsung menyaksikan Evil Dead Burn tanpa mengikuti perjalanan franchise sebelumnya.
Horor Kuat dengan Cerita yang Tidak Sempurna
Secara keseluruhan, Evil Dead Burn menawarkan kombinasi menarik antara horor brutal, konflik keluarga, dan trauma emosional.
Film ini berhasil mempertahankan identitas franchise melalui teror Deadite dan adegan penuh darah, sekaligus mencoba menghadirkan sisi cerita yang lebih personal.
Baca Juga: Film Horor "Angkara Murka" Tayang Perdana di Italia, Rilis di Indonesia 22 Mei 2025
Meski masih memiliki kelemahan pada pengembangan karakter dan ritme cerita, Evil Dead Burn tetap memberikan pengalaman horor yang kuat bagi penggemar franchise maupun penonton yang menikmati film dengan perpaduan ketegangan dan drama. (*)
Editor : Chairunnisya