PONTIANAK POST - Kisah Cinderella selama ini dikenal sebagai cerita tentang seorang perempuan sederhana yang bertemu pangeran kaya raya dan kemudian menemukan kehidupan bahagia.
Namun, bagaimana jika karakter seperti Upik Abu harus menempuh jalan yang lebih rumit untuk mengubah nasibnya?
Pertanyaan tersebut menjadi salah satu daya tarik serial Manis di Bibir yang menghadirkan kisah Alma, seorang perempuan dengan perjuangan hidup penuh konflik, ambisi, dan rahasia, yang diulas oleh Jawapos.
Baca Juga: Film Evil Dead Burn Hadirkan Teror Deadite Lewat Drama Keluarga dan Trauma
Alma Berusaha Mengubah Kehidupan
Alma (Callista Arum) merupakan gadis asal Garut yang hidup sederhana. Demi membantu keluarganya di desa, Alma mengikuti audisi bintang di kota dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Namun, sebuah kejadian di desanya mengubah perjalanan hidup Alma. Peristiwa tersebut membuat Alma bertekad melakukan berbagai cara agar dapat bertahan hidup dan memperoleh kehidupan yang lebih layak.
Bertahun-tahun kemudian, Alma yang telah tinggal di Jakarta menemukan cara untuk mengubah posisinya dalam kehidupan sosial.
Baca Juga: Mengusut Drama Messi dan Bayi Yamal 19 Tahun Lalu
Cinta Membawa Alma ke Lingkungan Kaya
Alma kemudian menjalin hubungan dengan Niko (Lazuardy Nasution), putra pasangan kaya Niken (Adinia Wirasti) dan Rendra (Oka Antara).
Hubungan tersebut membawa Alma masuk ke lingkungan keluarga dengan latar belakang berbeda jauh dari kehidupannya sebelumnya. Namun, kehadiran Alma tidak langsung diterima.
Niken sejak awal merasa curiga terhadap Alma. Perbedaan status sosial membuatnya tidak rela putranya dekat dengan perempuan tersebut.
Baca Juga: So Ji-sub Tampilkan Perjuangan Ayah Dalam Drama Penuh Adegan Aksi
Situasi semakin rumit ketika Niko memutuskan melamar Alma.
Konflik Kelas Sosial dan Kebohongan
Keinginan Niko untuk menikahi Alma membuat hubungan antara Niken dan Alma semakin memanas.
Keduanya terlibat konflik yang tidak hanya berkaitan dengan perbedaan status sosial, tetapi juga kebohongan, upaya bertahan hidup, dan ambisi.
Manis di Bibir memang memiliki kemiripan dengan kisah Cinderella, yaitu tentang perempuan dari kelas sosial lebih rendah yang bertemu laki-laki dari keluarga berada.
Namun, serial ini menghadirkan pendekatan berbeda karena perjalanan Alma tidak berjalan sederhana menuju akhir bahagia.
Alma, Karakter yang Sulit Ditebak
Berbeda dengan gambaran Cinderella yang biasanya digambarkan polos dan penuh kebaikan, Alma memiliki sisi yang lebih kompleks.
Ia digambarkan sebagai karakter yang berusaha mencapai tujuannya dengan berbagai cara, termasuk membangun kebohongan demi mempertahankan kehidupannya.
Baca Juga: Maxime Bouttier Ungkap Alasan Tertarik Membintangi Serial Tante Sonya
”Di balik sikapnya yang hangat, setiap tindakan Alma itu ada tujuannya,” ujar Callista saat jumpa pers.
Menurut Callista, Alma menjadi tantangan baru karena karakter tersebut sulit ditebak dan seolah menjalani dua kehidupan akibat kebohongan yang dibangunnya.
”Dia akan terus memperlihatkan sisi baru seiring berkembangnya cerita,” tambah Callista lewat pernyataan tertulis.
Baca Juga: Serial TV Fast & Furious Segera Tayang di Peacock, Vin Diesel Jadi Produser
Drama dengan Banyak Rahasia
Seiring cerita berkembang, berbagai rahasia mulai terungkap.
Penonton tidak hanya akan mengikuti konflik hubungan dan perbedaan kelas sosial, tetapi juga melihat perubahan motivasi karakter serta berbagai kejutan dalam cerita.
Bagi penonton yang menyukai drama khas Indonesia dengan konflik keluarga, cinta, dan perbedaan status sosial, Manis di Bibir menawarkan cerita dengan karakter yang penuh lapisan. (*)
Editor : Chairunnisya