Dari Deep Blue Sea ke Deep Water, Renny Harlin Kembali Menggarap Film Hiu

Chairunnisya • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:11 WIB
Film Deep Water memang tidak menawarkan formula yang sepenuhnya baru. (INSTAGRAM FILMESEFILMES)
Film Deep Water memang tidak menawarkan formula yang sepenuhnya baru. (INSTAGRAM FILMESEFILMES)

PONTIANAK POST - Film bertema hiu selalu memiliki cara untuk menciptakan ketegangan melalui ancaman yang tersembunyi di bawah permukaan air.

Dalam Deep Water, sutradara Renny Harlin mencoba menggabungkan teror tersebut dengan situasi bencana pesawat.

Bagi Harlin, proyek ini juga menjadi kesempatan untuk kembali ke genre yang pernah digarapnya melalui Deep Blue Sea (1999).

Baca Juga: Pesawat Jatuh ke Laut, Penumpang Harus Bertahan dari Serangan Hiu

Teknologi Mengubah Cara Menghadirkan Hiu

Harlin menghadapi kondisi produksi yang berbeda dibanding ketika menggarap Deep Blue Sea.

Jika film tersebut menggunakan hiu mekanis, perkembangan teknologi digital kini memberikan lebih banyak kemungkinan untuk menciptakan predator laut dalam Deep Water.

Pendekatan tersebut memungkinkan Harlin menghadirkan hiu dengan cara yang berbeda dari film sebelumnya. Meski demikian, teknologi digital bukan satu-satunya pendekatan yang digunakan.

Baca Juga: X-Men ’97 Season 2 Tak Hanya Berisi Pertarungan, tetapi Drama Keluarga dan Romansa

Tetap Mempertahankan Efek Praktis

Harlin tetap mempertahankan pendekatan praktis untuk sejumlah adegan aksi.

“Saya menyukai cara lama dalam melakukan sesuatu,” ujar Harlin.

Menurutnya, pendekatan tersebut membuat para pemain tetap merasakan interaksi fisik dengan set dan lingkungan di sekitar mereka.

Baca Juga: Dari Mutan hingga Manusia, X-Men ’97 Bicara tentang Bahaya Generalisasi

Sementara itu, efek visual digunakan untuk melengkapi bagian-bagian yang tidak memungkinkan dilakukan secara langsung.

Pendekatan tersebut membuat produksi Deep Water memadukan teknologi digital dengan metode praktis yang tetap dipertahankan Harlin.

Formula Bencana dan Horor Hiu

Dari sisi cerita, Deep Water menggabungkan dua jenis ancaman.

Baca Juga: X-Men ’97 Season 2 Hadirkan Tiga Masa Berbeda dan Ancaman Besar Apocalypse

Pertama, kecelakaan pesawat yang membuat para penumpang terjebak di tengah Samudra Pasifik. Kedua, kemunculan hiu yang menjadikan lingkungan laut sebagai ancaman baru.

Perpaduan tersebut membuat ketegangan dibangun secara bertahap, dari kecelakaan hingga perjuangan menghadapi predator di laut. (*) 

Editor : Chairunnisya
Deep Water Renny Harlin Deep Blue Sea efek praktis teknologi digital