PONTIANAK POST - Semangat persatuan dapat disampaikan melalui berbagai cara, termasuk lewat musik.
Duo penyanyi cilik asal Bandung, Reyhan (10) dan Rafie (8), menghadirkan karya bertema kebangsaan berjudul Kita Satu Indonesia.
Dilansir dari Jawapos, lagu tersebut menjadi ajakan untuk menjaga persatuan dalam keberagaman.
Karya yang dibawakan kakak beradik itu resmi dirilis melalui kanal YouTube DH Production Indonesia pada Senin (3/8) pekan lalu, menjelang peringatan HUT Ke-81 RI.
Baca Juga: Glitter Hidupkan Kembali Lagu Bendera dengan Nuansa Energik dan Lebih Ceria
Mengangkat Pesan Persatuan dalam Keberagaman
Kita Satu Indonesia merupakan lagu ciptaan Fery Hudaya yang mengangkat pesan tentang pentingnya merawat persatuan di tengah perbedaan suku, bahasa, budaya, dan adat istiadat.
Melalui lagu tersebut, Reyhan dan Rafie ingin menyampaikan semangat kebangsaan kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Baca Juga: Tessa Mariska Sambut Antusias Lagu Warna-Warni Indonesia Bertema Kebangsaan
Pesan persatuan menjadi bagian utama dari karya yang mereka bawakan.
’’Menciptakan dan memproduksi lagu patriotik itu sebagai sumbangsih berupa ide kebangsaan, dan ungkapan concern dari saya pribadi sebagai seniman tentang persatuan dan kesatuan Tanah Air Indonesia,’’ ujarnya dalam keterangan resmi.
Libatkan Musisi Berpengalaman
Penggarapan Kita Satu Indonesia melibatkan sejumlah musisi untuk memperkuat nuansa musikal lagu tersebut.
Baca Juga: Musisi Tanah Air Hadirkan Lagu Kebangsaan Jelang HUT ke-81 RI
Aransemen string orchestra dan brass section ditangani musisi Dwiki Dharmawan, sementara permainan piano diisi Yon Dygta.
Adapun sentuhan gitar dan bass dipercayakan kepada Gan Gan Sahara. Kolaborasi tersebut menghasilkan aransemen yang megah dan memperkuat karakter patriotik dalam lagu.
Perpaduan elemen musik tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana kebangsaan yang kuat bagi pendengarnya.
Melalui karya ini, Reyhan dan Rafie ikut mengambil bagian dalam menghadirkan lagu bertema persatuan menjelang momentum peringatan kemerdekaan Indonesia. (*)
Editor : Chairunnisya