Debut Sutradara Edy Khemod Menggabungkan Musik dan Cerita Komedi Heist

Chairunnisya • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 13:23 WIB
Cuplikan adegan dalam Operasi Pesta Copet (MAJINARI/DOK JAWAPOS)
Cuplikan adegan dalam Operasi Pesta Copet (MAJINARI/DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Pengalaman panjang di dunia musik menjadi salah satu modal Edy Khemod ketika menggarap film cerita panjang pertamanya, Operasi Pesta Copet.

Drummer Seringai tersebut tidak sekadar menempatkan musik sebagai pelengkap cerita.

Dalam film ini, berbagai kebiasaan dan karakter penggemar musik justru menjadi bagian penting dalam membangun cerita tentang sekelompok pencopet.

Baca Juga: Operasi Pesta Copet Hadirkan Kisah Pencopet yang Membidik Festival Musik

Dalam ulasan Jawapos, Edy mencoba mempertemukan genre komedi heist dengan skena musik Indonesia. 

Bagi dia, musik bukan hanya mengenai siapa musisinya, tetapi juga bagaimana musik dikonsumsi dan bagaimana hubungan antara musisi dengan penggemarnya terbentuk.

Membaca Sosiologi Skena Musik

Dalam Operasi Pesta Copet, keragaman musik Indonesia menjadi salah satu elemen yang memperkaya cerita.

Baca Juga: Dari Penyanyi ke Aktris, Shanna Shannon Hadapi Tantangan Film Pertama

Berbagai genre seperti pop, rock, metal, EDM, hingga dangdut hadir dalam gambaran skena musik yang menjadi latar kisah.

“Bisa dibilang, Operasi Pesta Copet ini sosiologi dari ragam musik Indonesia, tapi dari sudut pandang pencopet,” terang Edy.

Untuk membangun cerita tersebut, Edy juga melakukan riset dan pengamatan mengenai fenomena pencopetan di festival musik.

Baca Juga: Film The End of Oak Street Hadirkan Teror Dinosaurus Tanpa Teknologi Modern

Pendekatan itu membuat musik tidak berhenti sebagai unsur estetika. Pertunjukan, gimmick, serta berbagai tradisi penggemar menjadi bagian yang berkaitan langsung dengan aksi para karakter.

Mosh pit, wall of death, hingga kebiasaan penonton bernyanyi dan berjoget bersama digambarkan sebagai situasi yang dapat dimanfaatkan para pencopet untuk menjalankan aksinya.

Musik Menjadi Bagian dari Narasi

Kehadiran berbagai elemen tersebut membuat pertunjukan musik memiliki fungsi lebih besar dalam film. Musik menjadi penggerak cerita, memperkuat narasi, sekaligus menjadi motivasi bagi karakter.

Baca Juga: Kisah Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami Diangkat Menjadi Film Baby Udon

Pendekatan tersebut juga memperlihatkan bagaimana pengalaman Edy di dunia pertunjukan musik digunakan ketika mengarahkan film layar lebar.

Operasi Pesta Copet pada akhirnya tidak hanya bercerita mengenai pencopetan, tetapi juga membawa penonton melihat keragaman perilaku dan kebiasaan di tengah skena musik Indonesia dari sudut pandang para pelaku pencopetan. (*) 

Editor : Chairunnisya
Operasi Pesta Copet Edy Khemod skena musik seringai film indonesia