Pernah Operasi Caesar? Ini Pertimbangan Dokter Sebelum Kehamilan Berikutnya

Chairunnisya • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 14:05 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil
Ilustrasi Ibu Hamil

PONTIANAK POST - Kehamilan berikutnya setelah persalinan caesar membutuhkan persiapan yang lebih terarah.

Selain mempertimbangkan jarak antarkehamilan, kondisi rahim dan riwayat operasi sebelumnya juga perlu menjadi perhatian.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan sekaligus konselor laktasi, dr Evania Nita Oetama SpOG MKedKlin CBC, mengatakan ibu yang sebelumnya menjalani operasi caesar perlu mendapatkan perhatian lebih, terutama jika pada kehamilan berikutnya ingin mencoba persalinan normal.

Baca Juga: Kurma untuk Ibu Hamil, Benarkah Bisa Membantu Mempercepat Proses Persalinan?

Tidak Ada Angka yang Sama untuk Semua Ibu

Menurut Evania, ibu yang pernah menjalani caesar tidak otomatis harus menunggu dalam rentang waktu yang persis sama.

Penentuan waktu kehamilan berikutnya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

’’Jadi, bukan berarti ibu yang pernah caesar wajib menunggu dengan angka yang sama persis untuk semua orang. Perlu dilakukan evaluasi individual berdasarkan kondisi rahim, jenis sayatan caesar sebelumnya, jumlah operasi caesar, kondisi ibu, serta rencana persalinan berikutnya,’’ ujar dokter obgyn One Care Probolinggo itu.

Baca Juga: Berapa Lama Jarak Ideal Kehamilan? Berikut Penjelasan Dokter untuk Pasangan

Evaluasi tersebut penting karena riwayat setiap ibu berbeda.

Kondisi rahim, jenis sayatan pada operasi sebelumnya, serta jumlah operasi caesar menjadi bagian yang perlu diperhatikan sebelum menentukan rencana kehamilan berikutnya.

Rencana Persalinan Ikut Dipertimbangkan

Keputusan mengenai kehamilan berikutnya juga berkaitan dengan rencana persalinan.

Baca Juga: Berjuang Punya Momongan Lewat Bayi Tabung? Simak Analisis BaZi dan Potensi Kehamilan di Tahun Kuda

Bagi ibu yang ingin mencoba persalinan normal setelah sebelumnya menjalani caesar, kondisi individual menjadi salah satu pertimbangan penting.

Karena itu, rencana kehamilan sebaiknya tidak hanya didasarkan pada keinginan untuk segera memiliki anak berikutnya. Riwayat persalinan sebelumnya perlu dibawa dalam evaluasi bersama dokter.

Kesiapan Ibu Tetap Menjadi Pertimbangan

Selain kondisi rahim dan riwayat operasi, kondisi ibu secara keseluruhan juga perlu diperhatikan.

Dengan evaluasi individual, pasangan dapat memperoleh gambaran yang lebih sesuai mengenai kesiapan kehamilan berikutnya.

Baca Juga: 5 Tips Menjaga Kebersihan Payudara Selama Kehamilan

Pendekatan tersebut membuat keputusan mengenai waktu kehamilan tidak semata-mata berpatokan pada angka, tetapi mempertimbangkan kondisi ibu dan rencana persalinan yang akan dijalani. (*)

Editor : Chairunnisya
hamil setelah caesar jarak kehamilan caesar persalinan setelah caesar kondisi rahim dokter obgyn