PONTIANAK POST - Di balik sebuah album yang menjadi bagian penting dalam perjalanan karier penyanyi, terdapat proses kreatif yang ikut menentukan karakter musiknya.
Beyonce menjadi salah satu penyanyi yang terlibat langsung dalam proses produksi B’Day ketika album tersebut dikerjakan pada 2006.
Dilansir dari Jawapos, dalam keterangan pers, Beyonce mengenang proses produksi B’Day. Album tersebut direkam hanya dalam waktu dua minggu.
Baca Juga: Beyonce Rayakan Usia 45 Tahun dengan Album B’Day Edisi 20 Tahun
Keterlibatan Beyonce tidak berhenti pada proses perekaman. Dia juga terlibat langsung dalam proses produksinya sehingga mengetahui dengan jelas karakter musik yang ingin dihadirkan.
Beyonce Ingin Musik yang Besar dan Energik
Saat mengerjakan B’Day, Beyonce memiliki gambaran mengenai karakter musik yang ingin ditampilkan.
Ia menginginkan album tersebut memiliki energi kuat dengan penggunaan instrumen secara langsung.
Baca Juga: Beyonce Rilis B’Day Deluxe dengan 31 Lagu, Termasuk Materi Belum Pernah Diperdengarkan
’’Saya ingin albumnya terasa besar, penuh perkusi, keras, bertempo cepat, dan energik, dan penting bagi saya menggunakan instrumen live,’’ kenangnya.
Keinginan tersebut menjadi bagian dari proses kreatif Beyonce dalam membentuk karakter B’Day.
Ia tidak hanya menjadi penyanyi dalam album tersebut, tetapi juga terlibat dalam proses produksinya.
Baca Juga: D.O. EXO Rilis Mini-Album DOPAMINE, Kembali Menyapa Penggemar Lewat Karya Solo Terbaru
Direkam dalam Waktu Dua Minggu
Salah satu hal yang dikenang Beyonce dari proses pembuatan B’Day adalah waktu produksinya yang berlangsung singkat.
Album tersebut direkam hanya dalam waktu dua minggu. Dalam periode tersebut, Beyonce terlibat langsung dalam proses produksi dan mengetahui karakter musik yang ingin dihadirkan.
Kini, setelah dua dekade berlalu sejak perilisan pertamanya, pengalaman produksi tersebut kembali menjadi bagian dari perjalanan B’Day melalui edisi 20th Anniversary Deluxe Edition. (*)
Editor : Chairunnisya