PONTIANAK POST - Menjadi agen penyalur asisten rumah tangga (ART) bukan sekadar soal menyiapkan modal.
Pemilik agen juga harus siap menghadapi berbagai karakter calon tenaga kerja sekaligus memastikan mereka mampu memenuhi kebutuhan majikan.
Gambaran tersebut menjadi salah satu konflik utama dalam film Agensi Rumah Tangga.
Baca Juga: Festival Film Pelajar dan Mahasiswa Kalbar: Ketika Anak Muda Kalbar Bercerita Lewat Layar
Dalam ulasan Jawapos, film yang disutradarai Naya Anindita itu mengikuti perjalanan Katia (Enzy Storia), perempuan yang baru saja kehilangan pekerjaan dan memilih membuka bisnis agen penyalur ART.
Katia Memilih Membuka Agen ART
Setelah di-PHK, Katia menghadapi dua pilihan. Ia bisa mencari pekerjaan baru untuk bertahan hidup atau mengikuti tes CPNS sesuai harapan ibunya, Titin (Unique Priscilla).
Baca Juga: Dari Penyanyi ke Aktris, Shanna Shannon Hadapi Tantangan Film Pertama
Katia yang enggan menjadi CPNS kemudian memutar otak dan memutuskan membuka bisnis agen penyalur asisten rumah tangga bernama Agensi Rumah Tangga.
Langkah pertama yang harus dilakukan Katia adalah mencari tenaga kerja. Ia dibantu Minah (Tike Priatnakusumah), ART yang sudah lama bekerja dengannya.
Keduanya kemudian pergi ke Cianjur untuk mencari perempuan-perempuan muda yang memiliki pengalaman sebagai ART maupun yang belum pernah bekerja sebagai ART.
Baca Juga: Film The End of Oak Street Hadirkan Teror Dinosaurus Tanpa Teknologi Modern
Menghadapi Beragam Karakter Calon ART
Dari pencarian di Cianjur, Katia mendapatkan beberapa calon ART. Setelah memboyong mereka ke Jakarta, tantangan berikutnya dimulai.
Katia harus mendidik para calon ART agar mampu menjalankan tugas dengan baik.
Namun, proses tersebut tidak mudah karena masing-masing memiliki tingkah polah berbeda.
Ada calon ART yang keras kepala, polos, genit, merasa paling jago, hingga yang sangat ingin mendapatkan majikan dari kalangan selebritas.
Situasi tersebut membuat Katia harus menghadapi berbagai persoalan ketika berusaha membangun agen yang baru dirintisnya.
Baca Juga: Kisah Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami Diangkat Menjadi Film Baby Udon
Layanan Katia Diuji Selebritas
Ujian bagi Agensi Rumah Tangga datang ketika Kafka (Afgansyah Reza), seorang selebritas yang ketat soal privasi, meminta jasa seorang ART.
Namun, karena suatu hal, Kafka kecewa dengan layanan ART yang disediakan Katia.
Kekecewaan tersebut kemudian membuat nama baik dan integritas Agensi Rumah Tangga yang masih baru dipertaruhkan.
Baca Juga: Dari Deep Blue Sea ke Deep Water, Renny Harlin Kembali Menggarap Film Hiu
Melalui kisah Katia, film ini memadukan drama dan komedi yang berangkat dari kehidupan agen penyalur ART, calon ART, serta para majikan. (*)
Editor : Chairunnisya