PONTIANAK POST - Aktor Korea Selatan Ji Chang-wook mengungkapkan filosofi akting dan pengalamannya memerankan Jo Won dalam serial Netflix The Scandal.
Ia menyebut karakter tersebut sebagai salah satu peran yang ingin dicobanya, meski menyadari tantangan membawakan ulang cerita yang telah diadaptasi ke berbagai versi.
Dalam wawancara bersama Sports Chosun di Samcheong-dong, Jongno-gu, Seoul, pada 22 September, Ji Chang-wook berbagi cerita tentang proses kreatif, tantangan peran, hingga pengalamannya bekerja bersama Son Ye-jin dan Nana.
Dalam The Scandal, Ji memerankan Jo Won, pria yang dikenal sebagai salah satu penggoda terbesar di Joseon. Karakter tersebut terlibat dalam taruhan cinta berbahaya setelah menerima tawaran dari sepupunya, Lady Jo, yang diperankan Son Ye-jin.
Serial ini mengadaptasi novel Prancis Les Liaisons dangereuses karya Pierre Choderlos de Laclos yang terbit pada 1782 ke latar era Joseon. The Scandal juga merupakan versi serial dari film Korea Selatan tahun 2003, Untold Scandal (Scandal - Joseon Namnyeo Sangyeoljiha), yang disutradarai Lee Jae-yong.
Baca Juga: Film Colony Segera Tayang, Hadirkan Jun Ji Hyun dan Ji Chang Wook Melawan Virus Mutan
Ji Chang-wook Tertarik Memerankan Karakter Kompleks
Ji Chang-wook mengaku tertarik menerima peran Jo Won karena karakter tersebut memiliki sisi psikologis yang kompleks. Ia juga menyadari bahwa proyek ini berpotensi memunculkan perbandingan dengan aktor yang pernah memerankan karakter serupa.
"Secara pribadi, saya menikmati menonton The Scandal. Ini salah satu peran yang ingin saya coba. Karena karya ini sudah dibuat sejak lama dan diadaptasi ke berbagai versi, saya sempat memiliki kekhawatiran. Namun, saya ingin mencoba memerankan Jo Won," kata Ji Chang-wook.
Ia menjelaskan, Jo Won bukan karakter sederhana. Kompleksitas tersebut menjadi salah satu alasan yang membuatnya tertarik mengambil peran itu.
Ji juga menyadari bahwa dirinya akan dibandingkan dengan aktor senior Bae Yong-joon, yang memerankan Jo Won dalam film versi 2003. Namun, ia memilih berfokus pada interpretasinya sendiri.
"Sejak menjadi aktor, saya merasa dibandingkan dengan orang lain adalah bagian dari takdir saya. Menilai apakah saya lebih baik daripada orang lain sebenarnya tidak terlalu berarti bagi saya. Saya merasa telah mengekspresikan Jo Won versi saya dengan tulus," ujarnya.
Menurut Ji, versi serial memberikan ruang untuk mengembangkan narasi dan menghadirkan karakter Jo Won yang lebih kompleks. Ia juga menilai ketidakjelasan karakter tersebut justru membuatnya terasa dekat dengan manusia dalam kehidupan nyata.
Ji mengatakan keputusannya menerima proyek ini turut dipengaruhi kepercayaan terhadap sutradara Jung Ji-woo. Ia berharap sang sutradara dapat menghadirkan dinamika hubungan dan psikologi ketiga karakter utama secara unik, tanpa terjebak pada pola cerita yang klise.
Baca Juga: Lee Dong Wook Jalani Seluruh Adegan Aksi Tanpa Stunt di A Shop for Killers 2
Pengalaman Baru dalam Memahami Karakter
Ji Chang-wook mengungkapkan bahwa pengalaman menonton hasil akhir The Scandal berbeda dari pemahamannya ketika menjalani proses syuting.
Saat berada di lokasi, ia berusaha memahami perasaan Jo Won dalam setiap adegan. Namun, setelah melihat hasil akhirnya, ia justru menemukan emosi dan interpretasi baru.
"Saya biasanya tidak berakting dengan jawaban yang sudah ditentukan. Namun, kali ini terasa seperti menyelesaikan misi untuk setiap adegan. Ketika menontonnya kembali, saya menemukan perasaan baru," kata Ji.
Ia menilai The Scandal sebagai karya yang memberikan ruang interpretasi luas, baik bagi pemain maupun penonton. Pengalaman tersebut menjadi hal baru dalam perjalanan aktingnya.
Baca Juga: Bintang Alchemy of Souls Lee Jae Wook Resmi Wajib Militer, Tulis Pesan Haru untuk Fans
Ji Chang-wook Terima Kritik terhadap The Scandal
Ji Chang-wook juga menanggapi beragam ulasan kritis terhadap serial tersebut. Ia mengaku kecewa ketika karyanya menerima respons negatif, tetapi menyadari bahwa risiko tersebut sudah menjadi bagian dari pilihannya.
"Sejujurnya, saya sangat menyesal dan sedih ketika karya saya mendapat ulasan keras. Saya tidak bisa menikmati kritik seperti itu. Namun, saya sudah memperkirakan hal tersebut sampai batas tertentu," ujarnya.
Meski demikian, Ji menegaskan bahwa ia tidak menganggap keputusannya mengambil peran Jo Won sebagai pilihan yang keliru.
"Saya pribadi merasa karya ini sangat bagus. Bahkan jika sebuah karya hanya mendapat kritik keras, saya tidak berpikir bahwa mengambil peran ini adalah keputusan yang salah. Peringkat adalah sesuatu yang tidak bisa saya kendalikan. Secara pribadi, ini adalah karya yang tidak membuat saya malu," katanya.
Ji menambahkan, seorang aktor tidak selalu mendapat pujian dalam setiap proyek. Baginya, kesempatan memainkan karakter yang menarik dan tidak mudah dipilih merupakan pengalaman yang bermakna.
Ji Chang-wook Tak Menjadikan Penampilan sebagai Fokus Peran
Ji Chang-wook juga berbicara tentang adegan dengan tingkat eksposur tubuh yang lebih berani dalam The Scandal. Ia menegaskan bahwa penampilan fisik bukan tujuan utama dalam membangun karakter Jo Won.
"Saya tidak khawatir apakah penggemar akan terkejut. Hal seperti itu tidak memengaruhi pilihan proyek saya. Adegan eksposur bukan sesuatu yang dinilai dari keren atau tidak, baik atau buruk," katanya.
Ji menjelaskan bahwa dirinya tidak menjalani latihan khusus untuk membentuk tubuh demi adegan tersebut. Menurutnya, fokus pada penampilan fisik justru tidak sesuai dengan nuansa cerita dan karakter Jo Won.
Ia juga mengungkapkan bahwa adegan intim bersama Nana menjadi pengalaman baru baginya. Ji menyebut proses membangun kepercayaan dan ikatan sebagai rekan kerja membantu mereka menjalani adegan tersebut.
"Daripada melakukan sesuatu yang khusus untuk adegan itu, ikatan yang terbangun selama bekerja bersama membantu menyelesaikannya. Kami juga memiliki waktu untuk merasa lebih nyaman dan membangun kedekatan saat menjalani proses syuting," ujarnya.
Baca Juga: Nana Bakal Bintangi Drama Baru Ma Theresa, Jadi Psikolog Kriminal Jenius
Ji Chang-wook Tak Merasa seperti Jo Won dalam Kehidupan Nyata
Memerankan sosok yang dikenal sebagai penggoda terbesar di Joseon menjadi pengalaman tersendiri bagi Ji Chang-wook. Namun, ia mengaku tidak secara khusus berusaha membentuk ekspresi atau sikap tertentu agar terlihat seperti seorang penggoda.
Ji lebih memilih berfokus pada situasi dan kebutuhan setiap adegan daripada membangun karakter berdasarkan label tersebut.
Ia menganggap sebutan "kekasih" atau "pria romantis" sebagai bagian menarik dari karakter Jo Won yang dapat digunakan untuk memperkenalkan serial tersebut kepada penonton.
Namun, Ji menegaskan bahwa karakter yang diperankannya sangat berbeda dari dirinya dalam kehidupan nyata.
"Gaya saya dalam berkencan sebenarnya tidak pandai tarik-ulur. Saya tidak seperti Jo Won. Kalau saya bertingkah seperti Jo Won di dunia nyata, mungkin saya sudah pensiun sejak lama," ujarnya sambil bercanda.
The Scandal Tayang di Netflix
The Scandal dibintangi Son Ye-jin, Ji Chang-wook, dan Nana. Serial ini ditulis Lee Seung-young, yang dikenal melalui The Negotiation, bersama Ahn Hye-song, penulis Somebody.
Jung Ji-woo bertindak sebagai sutradara. Ia sebelumnya menggarap sejumlah karya, termasuk Yoo Yeol's Music Album dan Somebody.
Serial The Scandal dirilis di Netflix pada 18 September. Kisahnya berpusat pada taruhan cinta berbahaya yang melibatkan Lady Jo, perempuan berbakat yang menolak dibatasi oleh norma kehidupan perempuan pada era Joseon, dan Jo Won, pria yang terlibat dalam permainan tersebut.*
Editor : Uray RonaldSumber : The Chosun Daily