Godzilla Minus Zero Hadirkan Duel Monster Tingkat Dewa yang Megah dan Mengerikan

Uray Ronald • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB
Godzilla Minus Zero.
Godzilla Minus Zero.

 

PONTIANAK POST - King Ghidorah kembali berhadapan dalam Godzilla Minus Zero, film kaiju Jepang yang menghadirkan pertarungan monster raksasa sekaligus mempertahankan kisah manusia sebagai bagian penting cerita.

Disutradarai Takashi Yamazaki, film ini melanjutkan kisah Godzilla Minus One dengan latar Jepang pada 1949. Godzilla Minus Zero menghadirkan Godzilla dan King Ghidorah sebagai dua makhluk raksasa yang menjadi pusat konflik.

Film dibuka pada 1949 ketika Ghidorah, yang saat itu baru memiliki satu kepala, muncul di Kota Matsumoto dan menghancurkannya.

Adegan tersebut diperlihatkan melalui sudut pandang Profesor Murakami (Min Tanaka), penyintas Hiroshima yang melakukan penelitian terhadap makhluk biologis.

Godzilla kemudian muncul kembali meskipun sebelumnya dianggap telah dihancurkan pada akhir Godzilla Minus One.

Godzilla digambarkan memiliki kekuatan radioaktif, sedangkan Ghidorah mampu mengeluarkan sambaran listrik dari ketiga kepalanya.

Baca Juga: Film Assassin(s) Lee Min Ho Pimpin Box Office Korea Empat Hari, Tembus 1,3 Juta Penonton

Rencana Menghadapkan Dua Monster

Kenji Noda (Hidetake Yoshioka), kepala Large-Scale Disaster Response Bureau, bersama timnya menyusun rencana untuk mempertemukan Godzilla dan Ghidorah.

Keduanya dipancing menuju satu lokasi agar bertarung. Rencana tersebut didasarkan pada perhitungan bahwa monster yang bertahan akan mengalami luka dan kehilangan kekuatan sehingga pasukan manusia dapat menghadapi makhluk yang tersisa.

Pada awalnya, para pejabat Jepang mengira mereka hanya menghadapi Ghidorah.

Ghidorah kemudian menuju pegunungan dan berhibernasi. Kondisi itu membuat mereka berpikir bahwa makhluk tersebut dapat dihancurkan menggunakan pesawat dan persenjataan yang dipinjam dari Amerika Serikat.

Namun, serangan tersebut justru membangunkan Ghidorah.

Pertempuran pesawat melawan Ghidorah di udara menjadi salah satu rangkaian aksi sebelum kemunculan Godzilla membawa cerita menuju pertarungan dua monster raksasa.

Takashi Yamazaki Kembangkan Visual Kaiju

Takashi Yamazaki menangani efek visual sekaligus menulis dan menyutradarai film ini.

Pendekatan tersebut membuat visual monster menjadi bagian penting dalam penyajian cerita, terutama ketika Godzilla dan Ghidorah berhadapan dalam skala besar.

Yamazaki sebelumnya menggarap Godzilla Minus One pada 2023.

Dalam Godzilla Minus Zero, pertarungan kedua monster menjadi salah satu pusat spektakel visual, sementara kisah manusia tetap menjadi bagian dari alur cerita.

Baca Juga: Film Reboot Resident Evil Raup 8,8 Juta Dolar AS dari Pemutaran Awal

Kisah Keluarga di Tengah Kehancuran

Di tengah konflik monster, film kembali mengikuti Kōichi Shikishima (Ryunosuke Kamiki), mantan pilot kamikaze Perang Dunia II.

Kōichi menjalani kehidupan bersama Noriko (Minamo Hamabe) dan putri angkat mereka, Akiko (Sae Nagatani).

Noriko memiliki kaitan langsung dengan Godzilla setelah menjadi salah satu penyintas serangan pada 1947 dan memiliki bagian DNA Godzilla di tubuhnya.

Kisah keluarga tersebut memberikan konsekuensi personal terhadap kehancuran yang terjadi akibat pertarungan para monster.

Latar Jepang Pascaperang

Godzilla Minus Zero menggunakan latar akhir 1940-an, periode yang berkaitan dengan akar sejarah genre kaiju.

Film juga menghadirkan adegan yang berkaitan dengan era Atom, termasuk fantasi tentang Godzilla yang mendekati Manhattan.

Selain Yoshioka, film menampilkan Masami Nagasawa sebagai Makoto Aoyama, seorang meteorolog, serta Min Tanaka sebagai profesor.

Menjelang akhir, sejumlah bagian cerita menjadi lebih rumit. Agenda tersembunyi sang profesor, misalnya, tidak sepenuhnya dijelaskan sehingga tujuannya terasa abstrak.

Baca Juga: Ryan Reynolds Konfirmasi Film Deadpool Baru Sedang Dikembangkan Marvel Studios

Meski demikian, keterikatan cerita dengan karakter manusia membuat pertarungan Godzilla dan Ghidorah tidak hanya menjadi tontonan kehancuran, tetapi juga bagian dari kisah tentang kehidupan setelah perang.

Godzilla Minus Zero mempertemukan kembali skala kehancuran monster dengan drama manusia dalam latar Jepang pascaperang.

Jadwal Tayang di Indonesia

Godzilla Minus Zero dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 4 November 2026. Film tersebut lebih dahulu dirilis di Jepang pada 3 November 2026.*

Editor : Uray Ronald
Godzilla Minus Zero Godzilla dan King Ghidorah Takashi Yamazaki film kaiju Jepang