PONTIANAK - Sebanyak 236 lulusan Politeknik Tonggak Equator(Polteq) dari tiga program studi siap berkarya di tengah masyarakat. Terdapat 23 lulusan D3 Prodi Budidaya Tanaman Pangan, 28 lulusan Prodi D3 Teknologi Pangan, dan 185 lulusan Sarjana Terapan Prodi Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional. Wisuda digelar di Hotel Aston Pontianak, Sabtu, 14 Oktober 2023.
Direktur Polteq, Ir M Anastasia Ari Martiyanti MMA menyampaikan, para wisudawan telah mengikuti program mereka belajar - kampus merdeka sebagai implementasi kebijakan Mendikbudristek, berupa kegiatan pertukaran pelajar, magang industri, wirausaha, dan asistensi mengajar. Diantara para wisudawan tersebut, 17 diantaranya lolos seleksi program beasiswa IISMAVO Kemendikbudristek 2022. Mereka telah mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi di Inggris, Perancis, Irlandia, Hungaria, Korea Selatan, Taiwan, dan Australia.
“Tahun ini, 18 mahasiswa Polteq lolos beasiswa IISMA dan sedang kuliah satu semester di Inggris, Rusia, Hungaria, dan Taiwan. Beberapa mahasiswa juga sedang melakukan program kampus mengajar dan program MSIB bertani untuk negeri dengan pendanaan dari Kemendikbudristek,” katanya.
Polteq selalu mendorong setiap mahasiswa membangun diri menjadi insan unggul, mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Pada 2022-2023, mahasiswa Polteq menang kompetisi program kreativitas mahasiswa bidang kewirausahaan dan penerapan IPTEKS, program P2MD, lolos ke tingkat nasional kompetisi debat mahasiswa Indonesia.
Pihaknya juga terus meningkatkan kompetensi dosen dengan beasiswa pemerintah maupun internal Yayasan Tonggak Equator. Pada 2022, satu dosen magang industri bersertifikat di City of Glasglow College, Inggris melalui pendanaan Kemendikbudristek. Tahun ini, dua dosen ikut sertifikasi dan magang industri di Bali dan Nanyang Polytechnic International, Singapura.
“Kami telah menjalankan audit mutu internal secara periodik. Audit mutu eksternal langsung dilakukan BAN-PT, di mana saat ini semua Prodi Polteq terakreditasi B dan institusi Polteq terakreditasi Baik Sekali,” ujarnya.
Ketua Yayasan Tonggak Equator, Dra Juliana Sujadi MEd mengatakan, agar para wisudawan tidak melupakan bakti kepada orangtua untuk menjadi orang sukses dan berguna di masyarakat. “Ingat selalu, dalam hidup ini, kita harus memiliki etika, sifat baik, dan terpuji. Ini pegangan hidup yang tidak akan musnah dimakan zaman,” pesannya.
Pj. Gubernur Kalimantan Barat, dr H Harisson MKes dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Dra Natalia Karyawati ME menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Polteq yang telah mendidik, melatih, dan mencurahkan ilmu bagi para wisudawan. "Prodi di politeknik ini menjawab tantangan pemerintah dalam menjaga ketahanan dan kemandirian pangan. Kami berharap lulusan vokasi dapat menjadi wirausaha yang membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XI Kalimantan, Dr Drs Muhammad Akbar MSi dalam sambutannya yang dibacakan Kabag Umum LLDikti XI Kalimantan, Hj Rinawati Agustini SH MH berharap Polteq terus melakukan penjaminan mutu. “Terima kasih Polteq sudah komit terhadap mutu pendidikan tinggi, dibuktikan dengan terakreditasinya semua prodi dan institusi. Semoga bisa meningkat menjadi akreditasi unggul. Peningkatan mutu melalui Tridharma di luar kampus bagi dosen dan MBKM bagi mahasiswa. Terima kasih kepada pemda yang sudah banyak membantu PTS-PTS di Kalbar,” katanya.
Radika Anggra Kharistiadi, wisudawan Prodi Teknologi Pangan menyatakan, tak sedikit rintangan yang harus ia dan teman-temannya hadapi untuk menyelesaikan perkuliahan, terutama karena pandemi Covid-19 diawal 2020. “Namun tak sedikit pula kebaikan yang mendekati. Saya salah satu wisudawan penerima beasiswa KIP-K dari pemerintah. Uang kuliah dibebaskan, ini sangat membantu meringankan biaya hidup,” ujarnya.
Wisudawan asal Sintang ini lahir dari orangtua petani yang hidup sederhana. Selama kuliah ia bekerja di UMKM Rendang Kamek, berbisnis makanan desert box ‘Weeklysweet’, bekerja di katering rumah sakit setelah menyelesaikan PKL di sana. Saat ini, ia dan rekannya membuka usaha ‘Ozora Cafe’ di Jl Ampera, Kotabaru Pontianak. “Mohon dukungan doanya. Semoga bisnis ini berkembang dan membawa kebaikan untuk kami dan sesama,” ujar Pengurus BEM Polteq 2021/2022 dan Wakil Ketua BPO Polteq 2022/2023 ini.
Ia mengakui, banyak pengalaman, ilmu, dan keterampilan yang diraih selama menjadi anggota keluarga besar Polteq. “Tak hanya bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan. Polteq juga mendidik kami menjadi pribadi berkarakter, disiplin, jujur, beretika, pekerja keras, kreatif, dan mandiri,” tutupnya. (ser)
Editor : Yulfi Asmadi