PONTIANAK – Festival Arakan Pengantin merupakan salah satu budaya Melayu di Pontianak, acara ini pertama kali digelar pada tahun 2011 dalam rangka hari jadi Kota Pontianak setiap 23 Oktober. Kota Pontianak akan merayakan hari jadi yang ke–253 pada 23 oktober 2024. Acara festival arakan pengatin akan di lakukan pada Minggu 27 Oktober 2024.
Salah satu panitia Festival Arakan Pengantin 2024 Mareta Dasril menjelaskan bahwa acara festival merupakan bentuk pelestarian kebudayaan Melayu Pontianak, dimana kalangan muda sekarang sudah sedikit asing dengan adat dan tradisi.
“Pada intinya kegiatan ini untuk melestariakan kebudayaan Melayu Pontianak khususnya, arak–arakan pengantin. Karena anak-anak muda sudah mulai kurang paham dengan adat tradisi Melayu Pontianak,” tutur Mareta.
Mareta mengatakan, festival arakan pengantin ini sempat terhenti pada tahun 2020–2023, hal ini dikarena adanya wabah Covid-19 pada saat itu. Acara festival kembali dilaksanan tahuun ini, yang mana rute dari acara festival ini akan di adakan sekitaran Jalan Jendral A Yani Kota Pontianak.
Selain itu, Mareta juga menjelaskan untuk jumlah peserta acara festival arakan pengatin minimal 30 orang dengan dress code maupun kelengkapan berciri khas arakan pengantin Melayu Pontianak.
“untuk peserta itu biasaya satu tim itu minimal 30 orang, selebihnya bebas dan untuk kelengkapan yang menjadi ciri khas arakan pengantin Melayu Pontianak,” ujarnya.
Para peserta pada awal mula diadakan acara festival arakan pengantin hanya dari kecamatan-kecamatan di Kota Pontianak. Seiring berjalannya waktu, peserta festival semakin bertambah. Mulai dari pihak BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), BUMN (Badan Usaha Milik Negara), dan perbankan.
Mareta mengatakan, dari semua peserta yang mengikuti acara festival arakan pengantin Kota Pontianak akan dipilih juara 1, 2 dan 3 untuk pengantin terbaik dan hantaran terbaik serta juara pemain musik tandjidor terbaik. Selain itu, dari pihak panitia sudah berkomunikasi kepada para peserta untuk persiapan acara festival arakan pengantin.
Acara Festival Arakan Pengantin Kota Pontianak diharapkan bisa terus dilestarikan, karena Festival Arakan Melayu Pontianak ini merupakan warisan budaya tak benda. Hal ini perlu untuk dipertahankan sampai pada penerus-penurus bangsa selanjutnya. (mah/mgg)
Editor : Miftahul Khair