PONTIANAK - Mengusung konsep The Magical Showdown, tim dance SMA Maranatha tampil memukau di gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2024 West Kalimantan Series yang berlangsung pada Senin (9/12) di GOR Perbasi Pontianak.
Dengan kostum merah tua ala penyihir, mereka berhasil memikat perhatian penonton yang memenuhi tribun.
Agustina Angelia, anggota tim dance SMA Maranatha, menjelaskan kisah di balik konsep The Magical Showdown yang mereka usung. Konsep ini menceritakan kisah seorang penyihir baik yang sangat kuat, namun dihadapkan pada sekelompok penyihir jahat yang ingin merebut kekuasaannya.
“Penyihir baik menyadari bahwa kekuatan akan lebih menakjubkan jika bersatu. Ia kemudian mengajak para penyihir jahat untuk bersama-sama membangun kekuatan magis. Pesannya adalah jika kita bersatu, akan muncul kekuatan yang luar biasa,” kata Angelia.
Melalui usaha keras selama hampir tiga bulan berlatih dengan bimbingan pelatih mereka, Vira dan Aryo, tim ini berharap bisa menjadi yang terbaik di DBL Dance Competition musim ini. (sap)
Editor : Miftahul Khair