Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Trixangels dan Nymphaea Adu Pesona di Azarine DBL Dance Competition 2026 West Kalimantan

Miftahul Khair • Rabu, 28 Januari 2026 | 13:53 WIB
Penampilan Nymphaea tm dance SMA Bina Mulya di Azarine DBL Dance Competition.
Penampilan Nymphaea tm dance SMA Bina Mulya di Azarine DBL Dance Competition.

PONTIANAK POST - Suasana GOR Perbasi Pontianak semakin semarak pada Selasa (27/1) lewat penampilan memukau dari tim dance Trixangels asal SMANTA dan Nymphaea dari SMA Bina Mulya Pontianak dalam ajang Azarine DBL Dance Competition. Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian Honda DBL With Kopi Good Day 2026 West Kalimantan.

Kedua tim tampil dengan karakter dan konsep yang berbeda, namun sama-sama berhasil mencuri perhatian penonton yang memadati arena.

Tim dance Nymphaea dari SMA Bina Mulya Pontianak tampil memikat dengan konsep cerita yang kuat dan emosional. Mereka mengangkat kisah sekumpulan remaja yang awalnya hanya larut dalam kesenangan, hingga akhirnya waktu membawa mereka terjebak dalam bayangan gelap yang hampir membuat mereka menyerah. Melalui kebersamaan dan saling merangkul, para remaja tersebut akhirnya menemukan kembali cahaya dan harapan.

Konsep tersebut selaras dengan tema besar Azarine DBL Dance Competition musim ini, “Shine Like a Star.” Penampilan Nymphaea semakin sempurna dengan koreografi yang solid serta kostum bernuansa emas bermotif bintang, yang melambangkan cahaya dan harapan. Aksi mereka sukses menghipnotis penonton dan mendapat sorakan meriah.

Baca Juga: 3 Sekolah Immanuel Tembus Delapan Besar Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Kalimantan

Kapten tim dance Nymphaea, Corin, menjelaskan makna di balik penampilan yang mereka bawakan.

“Kami menceritakan sekumpulan anak remaja yang hanya pandai bersenang-senang, namun waktu membawa mereka terperangkap pada bayangan gelap yang hampir membuat mereka menyerah. Berkat kebersamaan dan saling rangkul, akhirnya mereka menemukan cahaya,” jelas Corin.

Sementara itu, tim dance Trixangels dari SMANTA tak kalah mencuri perhatian. Mereka hadir dengan konsep ceria bertema party pantai, menghadirkan nuansa penuh energi dan keceriaan. Dengan balutan kostum berwarna biru laut dan putih, Trixangels tampil atraktif dan dinamis, mengajak penonton ikut larut dalam suasana pesta yang mereka suguhkan.

Gerakan energik, ekspresi ceria, serta kekompakan antar anggota membuat penampilan Trixangels terasa segar dan menghibur, menjadi kontras menarik dengan konsep emosional yang dibawakan Nymphaea.

Azarine DBL Dance Competition tak hanya menjadi ajang adu kreativitas, tetapi juga wadah bagi pelajar untuk mengekspresikan cerita, emosi, dan semangat mereka melalui tarian. Penampilan Trixangels dan Nymphaea menjadi bukti bahwa panggung DBL bukan hanya soal basket, tetapi juga tentang seni, pesan, dan cahaya yang terus bersinar dari generasi muda. (sap)

Editor : Miftahul Khair
#honda dbl with kopi good day #Azarine DBL Dance Competition #West Kalimantan