Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Melihat Desa Lalang di Tayan Hilir Dari Dekat

Misbahul Munir S • Rabu, 14 Juni 2023 | 15:47 WIB
Warga Dusun Selatai, Desa Lalang, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau membutuhkan jembatan permanen sebagai akses membawa hasil perikanan, pertanian dan perkebunan ke ibukota kecammatan atau kabupaten.
Warga Dusun Selatai, Desa Lalang, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau membutuhkan jembatan permanen sebagai akses membawa hasil perikanan, pertanian dan perkebunan ke ibukota kecammatan atau kabupaten.
Kearifan Lokal Dari Keramba, Pertanian Turun Temurun

Suasana Dusun Selatai, Desa Lalang, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau memang tak bisa lepas dari kehidupan seputar keramba ikan jaring apung. Desa yang terletak di tepian sungai ini menjadi salah satu pusat perikanan yang menawarkan pemandangan menarik dan peluang ekonomi untuk masyarakat setempat. Seperti apa sih ?

Deny Hamdani, Desa Lalang-Tayan Hilir.

Begitu memasuki desa ini, mata warga luar bakalan disuguhkan dengan panorama memukau. Aliran air jernih dan pekat sungai Tayan memancarkan kilauan indah sebagai penghias permukaan air. Sementara jaring-jaring apung menyebar di sepanjang sungai. Dalam sorot matahari terik, warna-warni keramba ikan menambah keindahan panorama desa ini.

Tak saja menjadi daya tarik warga luar, keramba ikan juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di Desa Lalang. Sebagian besar warga desa menggantungkan hidup mereka dari usaha buruh sawit, berkebun, bertani dan menangkap ikan. Namun, semakin berkembangnya industri perikanan, kebutuhan akan bibit ikan, keramba, dan jaring semakin meningkat.

"Masyarakat Desa Lalang merasa perlu mendapatkan bantuan dari pemerintah dalam bentuk bibit ikan, keramba, dan jaring. Mereka berharap bahwa pemerintah dapat menyediakan peralatan dan fasilitas yang diperlukan untuk meningkatkan produksi perikanan di desa ini. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat desa dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka," ucap Martinus Sudarno, anggota DPRD Kalbar disela-sela kegiatan resesnya.

Menurutnya sebagian besar masyarakat setempat, memang menggantungkan hidup mereka dari usaha pertanian dan perikanan. Warga setempat juga menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan adalah kunci keberhasilan jangka panjang. Oleh karena itu, warga desa sangat menjaga kebersihan sungai dan melakukan praktik budidaya ikan bertanggung jawab. Mereka berupaya meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan dan memastikan kelangsungan hidup ikan serta sumber daya perikanan lain.

Desa Lalang, dengan suasana alamnya yang indah dan potensi perikanannya melimpah, sebenarnya menjanjikan masa depan cerah. Dengan bantuan pemerintah dan komitmen warga desa dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, desa ini memiliki potensi menjadi contoh sukses dalam pengembangan perikanan berkelanjutan di wilayah sekitar.

"Nah, bagi warga luar yang ingin menjauh dari hiruk-pikuk perkotaan dan merasakan kedamaian serta keindahan alam, Desa Lalang merupakan tujuan sempurna. Dengan menyaksikan keramba ikan jaring apung memenuhi sungai, juga dapat melihat langsung aktivitas masyarakat setempat," ucapnya. "Warga di sana sangat menggantungkan hidup dari pertanian dan perikanan. Warga luar juga dapat merasakan keunikan dan keaslian budaya pedesaan yang masih kental di sini," timpal dia.

Meskipun demikian, kebutuhan akan bantuan pemerintah bagi masyarakat Desa Lalang dalam menjaga tradisi pertanian sebagai sumber mata pencaharian juga besar. Ladang-ladang subur dan areal kebu terhampar di sekitar desa. Ini menjadi bukti nyata betapa pentingnya sektor pertanian dalam kehidupan mereka.

Warga desa memiliki kebiasaan unik. Bekerja dengan penuh kesabaran dan ketekunan mengolah tanah, menanam padi, jagung, kacang-kacangan, dan berbagai jenis sayuran jadi salah satu karakteristik warga setempat. Mereka mengandalkan hujan sebagai sumber air irigasi, dan seiring dengan musim, ladang-ladang mereka menjadi hijau subur.

Dalam setiap tahap pertanian, masyarakat Desa Lalang mengandalkan pengetahuan dan keahlian turun temurun diwarisi dari nenek moyang. Warga di sana menggunakan metode tradisional dalam memilih bibit yang cocok, mengolah tanah, dan menjaga kebersihan tanaman. Dengan kesabaran dan kerja keras, mereka merawat pertanian mereka dengan harapan akan menghasilkan panen yang melimpah.

Meskipun bertani merupakan kegiatan penting bagi masyarakat Desa Lalang, mereka juga menyadari perlunya diversifikasi mata pencaharian. Beberapa warga desa telah mengembangkan usaha mikro seperti kerajinan tangan, pengolahan makanan lokal, atau membuka warung makan sederhana di pinggir sungai untuk menambah penghasilan mereka.

Dalam menjaga keberlanjutan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kerjasama dan bantuan dari pemerintah juga diharapkan. Pelatihan dan pendampingan mengenai praktik pertanian modern, pengenalan varietas tanaman unggul, serta akses terhadap teknologi pertanian yang lebih efisien akan sangat membantu dalam meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian.

Selain itu, dukungan dalam memasarkan produk pertanian lokal juga menjadi faktor penting. Masyarakat Desa Lalang berharap pemerintah dapat membantu mereka dalam mengembangkan jaringan distribusi yang memadai, mempromosikan produk pertanian lokal mereka, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mendukung produk lokal.

Dalam keseluruhan, Desa Lalang adalah sebuah gambaran hidup masyarakat pedesaan yang menggantungkan hidup dari pertanian dan perikanan. Dengan suasana desa yang menenangkan, keramba ikan jaring apung memukau, dan ketekunan masyarakat menjaga tradisi pertanian, Desa Lalang menjadi salah satu contoh nyata kekayaan budaya dan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan. Jelas bantuan pemerintah dan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. (den) Editor : Misbahul Munir S
#keramba #Desa Lalang #pertanian #Tayan Hilir #kearifan lokal