Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jualan Kopi Sejak SD, Kini Aming Coffee Miliki 26 Gerai dengan 400 Karyawan

Syahriani Siregar • Kamis, 24 Agustus 2023 | 17:32 WIB

Limin, owner Aming Coffee beserta praktisi media massa saat coffee morning belum lama ini.
Limin, owner Aming Coffee beserta praktisi media massa saat coffee morning belum lama ini.

Jalan Panjang Limin Dirikan Aming Coffee

Aming Coffee terus bertumbuh. Sejak dibuka pada 2002, kini Aming Coffee telah memiliki 26 gerai dengan total karyawan mencapai empat ratus orang. Dalam waktu dekat usaha rintisan Limin ini juga akan kembali buka sembilan gerai lagi. Salah satunya di Makassar.

Mirza Ahmad Muin, Pontianak

LIMIN pria di balik kesuksesan Aming Coffee dikenal teman-teman media sebagai pria yang tak banyak bicara. Suaranya kecil ketika mengatakan sesuatu. Namun dia murah senyum. Untuk penampilan, ia juga tak neko-neko. Mengenakan baju kaos, sesekali kemeja batik menjadi khasnya.

Hari itu, kali pertama Limin bertutur bagaimana cerita heroik perjalanan Aming Coffee dimulai. Di hadapan teman-teman media, ia mengaku tak pandai berbicara panjang lebar, apalagi di depan umum seperti ini. Meski kadang terbata-bata. Limin sambil berpikir untuk menyampaikan cerita perjuangannya. Cerita itu sesekali tersendat, iapun tersenyum malu, lalu cerita itu kembali dilanjutkannya.

Dijelaskan, usaha berjualan kopi merupakan usaha warisan orang tua. Tepatnya di tahun 1970, orang tua Limin berjualan kopi menggunakan gerobak.  Aming sendiri mengikuti jejak sang ayah dengan membantu berjualan kopi di tahun 1990, saat menginjak sekolah dasar.

Di tahun 1995 sang ayah meninggal dunia. Saat itu, Limin sudah duduk di bangku menengah pertama. Merasa sudah besar, iapun melanjutkan bisnis berjualan bubuk kopi tersebut sambil bersekolah.

Usai menamatkan kuliah di STIE Widya Dharma pada 2002, Limin memberanikan diri untuk membuka usaha warung kopi kecil-kecilan di depan teras rumah yang berada di Jalan Haji Abas Kecamatan Pontianak Selatan.

“Waktu pertama buka, pengunjung masih kalangan teman-teman yang kenal saja. Namun seiring berjalannya waktu, usaha warkop miliknya semakin ramai. Para pelanggan merasa kopi racikan ini mempunyai cita rasa khas,” kenang Limin.

Barulah di 2018  menjadi awal mula Limin melebarkan sayap dengan membuka cabang Aming Coffee di Transmart. Ia menggandeng sahabatnya, Sunarto Tjouw dengan mendirikan PT Aming Kopi Indonesia. Dalam usahanya tersebut, Aming Coffee tetap membawa ciri khas. Yaitu racikan kopi dilakukan dengan tradisional. “Racikan kopi almarhum babak tetap saya pertahankan sampai sekarang,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Aming Kopi Indonesia Sunarto Tjouw, atau akrab disapa Aan, menjelaskan, awal dirinya tertarik berpartner dengan Aming karena melihat peluang bisnis warung kopi yang begitu menjamur di Kota Pontianak.

Dengan latar belakang kemampuannya dalam menjalankan bisnis, ia pun menggandeng Aming untuk melakukan ekspansi Aming Coffee hingga memiliki 26 cabang yang ada di Kalbar hingga merambah Pulau Jawa.

"Keinginan kami adalah mengangkat kopi lokal Pontianak untuk eksis di tanah air, tidak hanya di Kalbar tetapi menasional. Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita semua," tuturnya.

Berkaca dari brand-brand kopi asal negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang menapakkan kakinya hingga ke tanah air, mendorong hasrat Aan untuk melebarkan sayap Aming Coffee ke berbagai daerah di Indonesia.

"Kami merasa terpacu, kenapa brand-brand luar bisa eksis di negeri kita, tetapi brand lokal tidak bisa. Inilah yang membuat kami mengembangkan Aming Coffee dengan cita rasa kopi lokal Pontianak," terangnya.

Selanjutnya, Aming Coffee berencana menapakkan kaki di Indonesia Timur, tepatnya di Makassar Sulawesi Selatan. Kemudian akan terus berekspansi ke beberapa wilayah di Indonesia.

"Saya atas nama PT Aming Kopi Indonesia mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman media atas dukungannya kepada Aming Coffee, mohon doa restunya agar Aming Coffee bisa menjadi kebanggaan bagi Kota Pontianak dan Provinsi Kalbar," tutupnya. (*)

Editor : Syahriani Siregar
#kopi #Aming Coffee #Limin #pontianak