MIRZA AHMAD MUIN, PONTIANAK
ALMARHUM Rusliansyah D. Tolove amat menyenangi olahraga golf. Ia sendiri merupakan Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Provinsi Kalimantan Barat.
Dengan menjadi Ketua PGI, ia berniat mengenalkan olahraga yang masih dipandang eksklusif oleh sebagian masyarakat Kalbar itu agar menjadi olahraga yang memasyarakat.
Kecintaannya pada golf itu pula yang menjadi alasan Golf Driving Range di Untan berdiri.
Salah satu upaya untuk mengenalkan olahraga golf, Rusliansyah D. Tolove bekerja sama dengan Universitas Tanjungpura untuk menggunakan lahan kosong Untan yang disulap sebagai tempat latihan.
Pada 2016, Golf Driving Range Untan dengan lokasi di belakang Gedung Anex Untan resmi berdiri.
Baca Juga: KONI Pantau Atlet Golf Kalbar Tatap PON Aceh-Sumut Saat Berlatih di Tanjungpura Golf Driving Untan
Cita-cita almarhum terwujud. Kini, Golf Driving Range Untan menjadi lokasi berlatih golf, baik bagi mahasiswa, masyarakat maupun para atlet golf.
Cerita tersebut dijabarkan sang anak, Syariful Hamzah Nauly ketika melihat atlet golf Kalbar, Erwin Teja berlatih untuk persiapan mewakili Kalbar ikut PON di Medan, belum lama ini.
Tak hanya sebagai tempat bermain dan berlatih golf, kata Syariful, mendiang ayahnya juga ingin tempat ini menjadi “rahim” dari lahirnya atlet-atlet golf muda andal Kalbar.
Sebagai penjaga cita-cita penerus sang ayah, ia pun kini terus menggelorakan semangat itu.
Alhasil, kesan golf sebagai olahraga eksklusif dan mahal sedikit demi sedikit dapat terkikis.
Golf Driving Range juga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dalam olahraga ini.
Caranya dengan memberikan diskon bola serta penyediaan perangkat olahraga golf itu sendiri.
“Diskon ini kami berikan selama tiga bulan. Diharap selama tiga bulan ini, mereka bisa berlatih dasar-dasar golf. Sebab pengenalan dasar golf sangat penting bagi pemula,” ujar Ketua PGI Kota Pontianak itu menjelaskan.
Menurutnya, olahraga golf di Kota Pontianak dan umumnya di Kalbar perlahan tapi pasti mulai dikenal masyarakat.
Tidak hanya orang tua, olahraga ini juga mulai digemari anak muda.
Selain itu, pihaknya juga menggratiskan sarana prasarana ini bagi mahasiswa Untan. Utamanya mahasiswa Penjaskes.
Bahkan dulu sempat diadakan mata kuliah golf bagi para mahasiswa. Tujuan mata kuliah ini untuk mengenalkan golf pada mahasiswa.
Dengan demikian, ketika ia selesai kuliah bisa menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan olahraga golf pada siswa-siswanya.
Pihaknya juga berencana untuk melakukan sosialisasi olahraga golf ke sekolah-sekolah untuk menjadikan olahraga ini sebagai salah satu ekstrakurikuler.
Baca Juga: Konsulat Malaysia Sajikan Gurihnya Nasi lemak dan Manis Teh Tarik di Graha Pena Pontianak Post
Sasarannya adalah para pelajar dengan harapan mereka mau mencoba dan akhirnya bisa mencintai olahraga golf.
Jika sudah cinta dengan golf, ia optimistis ke depan akan semakin banyak atlet golf muda lahir di Kota Pontianak.
Dosen Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Universitas Tanjungpura, Ahmad Atik menuturkan bahwa pada2019-2020 prodinya sempat membuka mata kuliah golf dengan perkuliahan praktik menggunakan lokasi di Lapangan Golf Driving Range Untan.
Namun, dikarenakan revitalisasi kurikulum akhirnya mata kuliah golf terpaksa ditiadakan.
Belum lama ini, ia kembali bertemu dengan pengelola Golf Driving Range Untan.
Dalam pertemuan tersebut pihak pengelola ingin agar lapangan tersebut bisa ramai dan bermanfaat bagi masyarakat. Konsepnya bisa lewat mata kuliah atau pembinaan.
“Saya beri masukan pada pengelola. Jika olahraga golf ingin ramai peminatnya maka harus banyak sosialisasi,” ujarnya.
Di tingkat pencab, kepengurusan PGI baru ada di Kota Pontianak dan Kubu Raya. Jadi belum memadai untuk menyelenggarakan pertandingan tingkat porprov.
Namun, untuk kejurda (kejuaraan daerah) sudah bisa diselenggarakan.
Dalam upaya mengenalkan olahraga golf, ia berencana merekrut beberapa mahasiswa yang berminat.
Ia juga akan berkoordinasi dengan Dekan Tiga Penjaskes Untan untuk membentuk unit olahraga golf.
Setelah terbentuk, maka nanti tidak hanya program studi olahraga saja yang bisa bergabung, tetapi juga dari bidang lain yang memiliki visi sama yaitu memajukan olahraga golf.
Baca Juga: Babat Alas Kalimantan Bagian 3, Mengungkap Aktor di Balik Mayawana
“Rencana akan dimulai di Juli mendatang,” katanya.
Bahkan, ke depan ia juga akan melakukan sosialisasi olahraga golf hingga tataran TK.
Caranya melalui para guru alumni Penjas Untan yang kini sudah mengajar dan tersebar di seluruh Kalbar.
Diharapkan upaya-upaya tersebut bisa menciptakan efek positif bagi kemajuan olahraga golf di Kalbar.**
Editor : Syahriani Siregar